RADAR GRESIK - Kegiatan Upgrading dan Capacity Building Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Gresik pada Minggu, (7/12), di Hotel Khas Gresik, mendapatkan sorotan istimewa melalui kuliah umum kebangsaan yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik, M. Syahrul Munir.
Dalam kuliah umumnya, Syahrul menyoroti pentingnya peran Pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi yang mampu menyandingkan gerakan keagamaan yang kuat dengan semangat nasionalisme yang tak terpisahkan.
Beliau menegaskan bahwa warisan nilai-nilai keagamaan sekaligus kebangsaan yang telah diwariskan Muhammadiyah harus terus diasah oleh generasi muda.
"Gerakan keagamaan dan nasionalisme yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah adalah dwitunggal yang tidak boleh dipisahkan. Pemuda Muhammadiyah harus terus mengasah semangat ini," ujar Syahrul Munir.
Syahrul Munir menekankan bahwa nasionalisme Pemuda Muhammadiyah tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam kerja-kerja nyata untuk memajukan daerah dan bangsa.
Ia mengingatkan bahwa perjuangan Muhammadiyah bukan hanya tentang membangun infrastruktur keagamaan dan pendidikan, tetapi juga tentang memperbaiki tatanan sosial, ekonomi, dan politik demi terwujudnya masyarakat adil dan makmur.
Ketua DPRD Gresik tersebut secara khusus menantang seluruh pimpinan dan kader PDPM Gresik untuk memastikan bahwa kontribusi mereka harus terasa nyata di masyarakat.
Ia mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk aktif mengambil peran dalam solusi atas persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Gresik, mulai dari isu lingkungan, pengangguran, hingga masalah pendidikan.
"Pemuda Muhammadiyah tidak boleh menjadi menara gading. Kehadiran kalian harus terasa, program kerja harus menyentuh langsung denyut nadi kebutuhan masyarakat. Ini adalah wujud dari amal saleh yang hakiki dan wujud dari nasionalisme yang aplikatif," tegas Syahrul Munir, yang disambut standing ovation dari para peserta.
Pesan Syahrul Munir ini melengkapi sesi capacity building yang juga diisi oleh pemateri ideologis, Wakil Ketua PDM Gresik Prof. Dr. Syamsul Shodiq yang berfokus pada penguatan ilmu, amal, dan ikhlas. Sementara itu, perspektif manajemen dibawakan oleh narasumber Assoc. Prof. Dr. Djoko Soelistyo.
Kehadiran berbagai perspektif ini menunjukkan bahwa PDPM Gresik bertekad mencetak kader yang unggul secara spiritual, manajerial, dan memiliki kesadaran berbangsa yang tinggi.
Secara keseluruhan, kegiatan upgrading ini menjadi penanda bahwa Pemuda Muhammadiyah Gresik siap menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam pembangunan, dengan bekal ideologi yang kuat dan semangat nasionalisme yang terinternalisasi dalam setiap aksi dan kontribusi nyata di tengah masyarakat. (jar/han)
Editor : Hany Akasah