Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cabang Dinas Pendidikan Gresik Melejit! 480 Siswa SMK Resmi Dipinang Industri Sebelum Ijazah di Tangan

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Giat : Siswa SMK SIG saat mengikuti program magang dalam kelas industri.  (Ist/Radar Gresik)
Giat : Siswa SMK SIG saat mengikuti program magang dalam kelas industri. (Ist/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik mencatatkan capaian positif dalam keterserapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di dunia kerja.

Berdasarkan data terbaru per 4 Mei 2026, sebanyak 480 siswa kelas XII dari berbagai SMK di Kabupaten Gresik dilaporkan telah diterima bekerja bahkan sebelum mereka resmi dinyatakan lulus.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Ia menyebut langkah pendataan ini merupakan terobosan baru untuk memantau efektivitas pendidikan vokasi di wilayahnya.

"Ini pertama kalinya kami menghimpun data secara komprehensif mengenai siswa yang sudah diterima bekerja sebelum kelulusan. Langkah ini penting untuk memetakan sejauh mana sinergi antara sekolah dan industri telah berjalan di Kabupaten Gresik," terang Eko Agus Suwandi. 

Salah satu sekolah dengan jumlah siswa terbanyak yang terserap kerja adalah SMKN 1 Driyorejo dengan total 54 siswa. Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK), Kurniawan Dwi Angga Efendi, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari langkah terencana, meski pada awalnya hanya dimulai dari permintaan pendataan.

Advertisement

Kurniawan menjelaskan bahwa wilayah Driyorejo yang padat industri menjadi peluang besar yang dimanfaatkan sekolah melalui penguatan program Praktik Kerja Lapangan (PKL).

"Banyak siswa yang saat menempuh PKL mendapatkan nilai positif dari industri sehingga langsung mendapatkan kontrak kerja atau perpanjangan magang. Kami juga memastikan adanya dukungan orang tua dalam setiap pengambilan keputusan kerja siswa sebelum lulus ini," jelas Kurniawan.

Selain itu, BKK SMKN 1 Driyorejo aktif memberikan sosialisasi agar siswa tidak pilih-pilih pekerjaan di awal karier.

"Kami meyakinkan mereka agar tidak malu meski gaji awal kecil atau perusahaan belum besar, yang terpenting adalah bekal pengalaman kerja untuk masa depan," imbuhnya.

Keberhasilan serupa juga dirasakan SMK Semen Gresik (SMK SIG). Kepala SMK Semen Gresik, Choirul Ichsan, mengungkapkan adanya peningkatan pencapaian serapan kerja tahun ini.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Dump Truk Seruduk Dump Truk di Depan SPBU Manyar Gresik, Kendaraan Ringsek Parah

Dump Truk Seruduk Dump Truk di Depan SPBU Manyar Gresik, Kendaraan Ringsek Parah

Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan besar jenis dump truk terjadi di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik, tepatnya di depan SPBU Tenger pada Senin (11/5) dini hari sekitar pukul 02.45

Jelang Iduladha 2026, Lapak Pedagang Hewan Kurban di Gresik Masih Sepi

Jelang Iduladha 2026, Lapak Pedagang Hewan Kurban di Gresik Masih Sepi

Aktivitas pedagang hewan kurban musiman di Kabupaten Gresik terpantau masih sepi meski Hari Raya Idul Adha 1447 H kian dekat. Berdasarkan kalender, hari besar umat Islam tersebut jatuh pada 27 Mei 2026, atau kurang dari

DPRD Gresik Jamin Tak Ada Zonasi Baru dalam Pembahasan RTRW hingga 2046

DPRD Gresik Jamin Tak Ada Zonasi Baru dalam Pembahasan RTRW hingga 2046

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gresik memastikan tidak akan ada perubahan maupun penambahan zonasi baru dalam pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Gresik. Jaminan ini mencakup zona

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer