Ekonomi & Bisnis Features Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kota Gresik Lifestyle Moncer Seru Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro Politika Sosial Sport & Health

Sembunyi di Celah Tembok Rumah Warga, Ular Piton Berhasil Dievakuasi Tim Damkarla Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • 2026-03-26 08:25:26
Sigap : Petugas Damkarla Kabupaten Gresik saat berjibaku mengevakuasi seekor ular piton dari celah sempit tembok rumah warga di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo. (Ist/Radar Gresik)
Sigap : Petugas Damkarla Kabupaten Gresik saat berjibaku mengevakuasi seekor ular piton dari celah sempit tembok rumah warga di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK - Ketenangan warga di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Gang Sawah, Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas, terusik pada Selasa (24/3) malam.

Seekor ular piton ditemukan bersarang di celah sempit tembok rumah warga, memicu kekhawatiran penghuni kawasan padat penduduk tersebut.

Kejadian bermula sekitar pukul 21.50 WIB saat seorang warga bernama Riki hendak membuang sampah. Alangkah terkejutnya ia ketika melihat sesosok hewan melata melingkar di sela tembok rumahnya yang berdempetan dengan bangunan tetangga.

Baca Juga: Arus Balik Bawean-Gresik Membeludak, 1.628 Penumpang Seberangi Laut Jawa dalam Dua Hari

Sadar akan bahaya yang mengancam, Riki segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Damkarla bergerak cepat. Petugas berangkat pukul 21.55 WIB dan tiba di lokasi dalam waktu kurang dari 20 menit.

Perwira Piket Damkarla Kabupaten Gresik, Teguh Priyanto, menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat posisi ular yang berada di celah sempit. Namun, berkat ketangkasan petugas, ular berhasil diamankan hanya dalam waktu enam menit sejak tiba di lokasi.

Baca Juga: Hari Pertama Masuk Kerja, Loket Disdukcapil di MPP Gresik Diserbu Ratusan Pemohon

"Dalam waktu singkat, ular berhasil ditemukan, ditangkap, dan diamankan. Tim rescue yang menerima laporan langsung melakukan tindakan taktis di lapangan," ujar Teguh Priyanto, Rabu (25/3).

Teguh menambahkan, munculnya predator ini diduga akibat habitat satwa liar yang bersinggungan langsung dengan permukiman warga di wilayah Kebomas. Hal ini memungkinkan satwa masuk ke area rumah untuk mencari mangsa atau tempat berlindung.

Sebanyak tujuh personel diterjunkan dengan satu unit mobil rescue jenis Panther untuk menangani kejadian ini. Beruntung, proses evakuasi berlangsung lancar tanpa adanya korban luka maupun kerugian material.

Baca Juga: Pastikan Arus Mudik dan Balik Aman, DPUTR Gresik Siagakan Tim URC di Titik Rawan

Pihak Damkarla Gresik pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat memasuki musim yang memicu munculnya satwa liar di lingkungan rumah. Warga diminta segera melapor jika menemukan kondisi serupa yang berpotensi membahayakan keselamatan.

"Hingga Maret 2026, Damkarla Gresik telah menangani total 86 kejadian rescue dan 5 kejadian kebakaran. Kami siap siaga 24 jam untuk melayani masyarakat," pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#Damkarla #gresik #kebomas #Damkar #ular piton