Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Arus Balik Bawean-Gresik Membeludak, 1.628 Penumpang Seberangi Laut Jawa dalam Dua Hari

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Membludak : Para penumpang kapal rute Bawean-Gresik saat bersiap di dermaga Pelabuhan Bawean untuk berlayar menuju daratan Gresik pada masa arus balik Lebaran 2026. (Fajar/Radar Gresik)
Membludak : Para penumpang kapal rute Bawean-Gresik saat bersiap di dermaga Pelabuhan Bawean untuk berlayar menuju daratan Gresik pada masa arus balik Lebaran 2026. (Fajar/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK - Gelombang arus balik pemudik dari Pulau Bawean menuju daratan Gresik mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Terhitung sejak Selasa (24/3) hingga Rabu (25/3), tercatat sebanyak 1.628 penumpang telah bertolak meninggalkan Pulau Putri untuk kembali ke perantauan maupun tempat studi.

Lonjakan ini diantisipasi dengan pengoperasian tiga armada sekaligus, yakni kapal motor penyeberangan (KMP) Gili Iyang serta dua kapal cepat, Express Bahari 6F dan Express Bahari 3F.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada Selasa (24/3), dua kapal cepat mengangkut 638 penumpang, disusul KMP Gili Iyang pada malam harinya dengan 392 penumpang.

Sementara pada Rabu (25/3), total 598 penumpang kembali menyeberang, di mana 208 di antaranya merupakan peserta program mudik gratis Pemkab Gresik.

Kepala Cabang Express Bahari Bawean, Herman, membenarkan adanya kenaikan volume penumpang yang cukup tajam dibanding hari biasa.

Advertisement

“Iya, ada lonjakan penumpang karena arus balik dan juga adanya program mudik gratis. Untuk mengantisipasi ini, kami mengoperasikan dua armada (6F dan 3F) sekaligus mulai tanggal 24 hingga 31 Maret mendatang,” ujar Herman, Rabu (25/3).

Herman memastikan meski terjadi kepadatan, jumlah penumpang yang naik tetap disesuaikan dengan manifes dan kapasitas kapal. Express Bahari 6F memiliki kapasitas 250 kursi, sementara Express Bahari 3F mampu menampung 400 penumpang.

Ia juga memberikan imbauan tegas kepada para calon penumpang terkait administrasi keberangkatan.

"Kami minta penumpang memastikan nama di tiket sesuai dengan identitas asli (KTP/KK) dan datang tepat waktu saat boarding agar tidak menghambat jadwal keberangkatan," tegasnya.

Di sisi lain, KMP Gili Iyang tetap menjadi primadona bagi warga yang membawa kendaraan roda dua maupun pemudik yang mencari tarif lebih ekonomis.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Tingkatkan Budaya Keselamatan Laut, Poltekpel dan KSOP Gresik Edukasi Penumpang Kapal Bawean

Tingkatkan Budaya Keselamatan Laut, Poltekpel dan KSOP Gresik Edukasi Penumpang Kapal Bawean

RADAR GRESIK – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya berkolaborasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik menggelar aksi edukasi keselamatan pelayaran di Terminal Penumpang

Sempat Hilang di Perairan Bawean, Tongkang BG M80-1301 Ditemukan Bersama 8 ABK

Sempat Hilang di Perairan Bawean, Tongkang BG M80-1301 Ditemukan Bersama 8 ABK

RADAR GRESIK – Kabar baik datang dari perairan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Tongkang BG M80-1301 yang sempat tidak diketahui keberadaannya setelah kecelakaan laut akhirnya ditemukan. Delapan anak buah kapal (ABK) yang

Kapal Tenggelam di Perairan Bawean, Tim SAR Gabungan Buru 8 ABK yang Terombang-ambing di Laut

Kapal Tenggelam di Perairan Bawean, Tim SAR Gabungan Buru 8 ABK yang Terombang-ambing di Laut

RADAR GRESIK — Kantor SAR Kelas A Surabaya menerjunkan tim rescue dan KN SAR 249 Permadi untuk melancarkan operasi pencarian dan pertolongan terhadap delapan Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) MT20 1301.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer