Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petani Gresik Diingatkan Ancaman Maut Setrum Tikus, Pemkab dan PLN Turun Langsung ke Sawah

Cak Fir
Penulis: Cak Fir❯
Bahaya : Petani Gresik mendapatkan sosialisasi tentang bahayanya jebakan setrum tikus.
Bahaya : Petani Gresik mendapatkan sosialisasi tentang bahayanya jebakan setrum tikus.

Advertisement

Benjeng – Ancaman maut dari jebakan listrik di area persawahan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gresik. Dinas Pertanian Kabupaten Gresik menggandeng PT PLN (Persero) UP3 Gresik turun langsung ke tengah sawah mengampanyekan gerakan pertanian aman tanpa setrum tikus.

Sosialisasi digelar di Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng dengan melibatkan para petani, penyuluh pertanian, hingga jajaran PLN. Pemerintah menilai praktik pemasangan jebakan listrik di sawah tidak hanya membahayakan petani, tetapi juga mengancam keselamatan warga sekitar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Eko Anindito Putro menegaskan pemerintah tidak ingin ada lagi korban akibat jebakan listrik di sawah. Karena itu, pendekatan persuasif hingga edukasi masif terus dilakukan di wilayah-wilayah pertanian.

Advertisement

“Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pertanian terus mendorong pola pertanian yang aman dan berkelanjutan. Keselamatan petani menjadi prioritas bersama. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk tidak lagi menggunakan setrum tikus dan beralih ke metode pengendalian hama yang lebih aman,” ujarnya.

Ia menyebut perlindungan terhadap petani tidak hanya berkaitan dengan hasil panen, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa para pekerja sektor pertanian.

Sementara itu, Team Leader K3L PLN UP3 Gresik, M. Arifin, mengingatkan penggunaan aliran listrik untuk jebakan tikus memiliki risiko fatal dan dapat merenggut nyawa.

Advertisement

“Melalui kegiatan ini kami mengimbau para petani untuk meninggalkan praktik setrum tikus karena sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Sebagai alternatif, petani dapat mengedepankan metode yang lebih aman seperti kegiatan gropyokan, penambahan rumah burung hantu (rubuha), serta penggunaan obat tikus sesuai anjuran,” jelasnya.

Menurutnya, edukasi keselamatan listrik akan terus digencarkan agar masyarakat tidak lagi menganggap penggunaan setrum tikus sebagai hal biasa di area pertanian.

Sementara itu, seorang petani bernama Muhajir mengaku baru memahami besarnya risiko penggunaan setrum tikus setelah mengikuti sosialisasi tersebut.

“Kami jadi lebih paham bahaya setrum tikus. Selama ini banyak yang belum tahu risikonya. Setelah sosialisasi ini, kami siap beralih ke cara yang lebih aman seperti gropyokan, menambah rubuha (rumah burung hantu) dan penggunaan obat tikus untuk mengendalikan hama,” ungkapnya. (fir)

Advertisement

Artikel Terkait

Sambut HLN ke-81, PLN Gresik Beri Servis Motor Gratis untuk 50 Pengemudi Ojol

Sambut HLN ke-81, PLN Gresik Beri Servis Motor Gratis untuk 50 Pengemudi Ojol

Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Gresik menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta memberikan manfaat nyata bagi masyarak

Pastikan Kelancaran, Kapolres Gresik Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Simpang Tiga Kebomas

Pastikan Kelancaran, Kapolres Gresik Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Simpang Tiga Kebomas

RADAR GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Wakapolres Kompol Rizki Santoso turun langsung memantau sekaligus memimpin pengaturan lalu lintas pagi di Simpang Tiga PLN, Kecamatan Kebomas, Kabupaten

Krisis Air saat Kemarau, Ratusan Warga Gresik Terbantu Pasokan Air Bersih dari YBM PLN

Krisis Air saat Kemarau, Ratusan Warga Gresik Terbantu Pasokan Air Bersih dari YBM PLN

Menurutnya, momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama melalui aksi nyata. Melalui program ini, PLN UP3 Gresik bersama YBM PLN ber

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer