RADAR GRESIK – Sebagai bentuk integritas dan kepedulian terhadap masa depan siswa, Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kabupaten Gresik menggelar pameran pendidikan akbar bertajuk Edu Fair 2026 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Kamis (15/1).
Kegiatan tahunan ini menjadi kompas bagi para siswa kelas XII dalam menentukan langkah menuju jenjang perguruan tinggi. Acara ini dihadiri oleh jajaran penting, mulai dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik, Kasi Pendma Kemenag Gresik, hingga para ketua MKKS dan MGBK lintas jenjang (SMA/MA/SMK).
Sebanyak 50 perguruan tinggi dan lembaga pendidikan profesi, baik negeri maupun swasta, turut berpartisipasi sebagai peserta pameran. Delapan di antaranya merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit.
Tercatat sebanyak 3.800 siswa kelas XII dari berbagai sekolah di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta memadati gedung WEP.
Untuk mengantisipasi antrean panjang dan memastikan kenyamanan, panitia membagi kunjungan siswa ke dalam tiga sesi.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Gresik, Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M, menekankan pentingnya pendampingan sekolah dalam proses registrasi akun seleksi masuk perguruan tinggi (SNPMB) yang kini tengah berlangsung.
“Sekolah harus mengawal proses registrasi akun dan memonitor progresnya tahap demi tahap. Saya berharap di Gresik tidak hanya meningkat jumlah siswa yang diterima, tapi juga meningkat kualitas jurusan yang dipilih. Pesan saya, siswa harus cermat mencatat poin penting SNPMB, menyesuaikan minat dengan kemampuan, dan selalu menjaga kualitas serta integritas,” tegas Eko.
Ketua Panitia Edu Fair 2026, M. Badril Riza (Guru BK SMA NU 1 Gresik), menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk ikhtiar guru BK dalam memberikan informasi secara langsung dan valid kepada siswa.
“Kegiatan tahunan ini bertujuan memberikan informasi lengkap bagi siswa dalam memilih perguruan tinggi yang diinginkan. Ini bentuk ikhtiar kami memberikan informasi secara langsung agar siswa mendapatkan yang terbaik sesuai kemampuan dan cita-citanya,” ujar Badril.
Senada dengan hal tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Gresik, Hj. Masfufah, M.Pd, mengapresiasi komitmen tinggi MGBK dalam menyiapkan generasi yang tangguh dan berdaya saing. Ia berpesan agar siswa menggali informasi sedalam mungkin, termasuk aspek biaya studi.
Baca Juga: Buka Pendaftaran Siswa Baru, SMA NU 1 Gresik Gelar Doa Bersama dan Beri Diskon Biaya Masuk
Suasana pameran berlangsung meriah dengan penampilan live band dari siswa SMAN 1 Cerme. Tidak hanya mendapatkan wawasan, siswa yang hadir juga berkesempatan membawa pulang hadiah menarik.
Siswa yang telah melakukan registrasi secara online melalui barcode dan berhasil mengumpulkan minimal 15 stempel dari stand perguruan tinggi berhak mengikuti undian doorprize. Berbagai hadiah disiapkan, mulai dari merchandise eksklusif hingga hadiah utama berupa sepeda gunung. (rir/han)
Editor : Hany Akasah