Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Catatan Sempurna! Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia Sapu Bersih Semua Laga Final Four Livoli 2025

Fajar Yuliyanto • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 22:35 WIB
MELAWAN: Tim voli putri Petrokimia Gresik Pupuk menang melawan Rajawali O2C.
MELAWAN: Tim voli putri Petrokimia Gresik Pupuk menang melawan Rajawali O2C.

RADAR GRESIK - Tim voli putri Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia mengukir prestasi gemilang dengan menutup babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025 dengan catatan kemenangan sempurna.

Dalam laga penutup yang berlangsung di GOR Ki Mageti, Magetan, Petrokimia tampil dominan saat menghadapi Rajawali O2C dan meraih kemenangan telak 3-0 (25-14, 25-17, dan 25-16).

Kemenangan mutlak ini menegaskan status Petrokimia sebagai kandidat terkuat juara musim ini. Mereka berhasil melangkah ke Grand Final tanpa menelan satu pun kekalahan pada fase Final Four Livoli Divisi Utama. Sementara itu, Rajawali O2C yang didominasi pemain muda harus puas menutup turnamen sebagai ajang pembelajaran berharga.

Meskipun tiket ke Grand Final sudah di tangan, tim asuhan Ayub Hidayat tetap menjaga intensitas permainan dengan menurunkan skuad utama sejak awal laga demi menjaga ritme dan konsistensi.

Pelatih Petrokimia Gresik, Ayub Hidayat, mengaku puas dengan performa anak asuhnya. “Alhamdulillah, kami menang 3-0 meskipun sempat melakukan rotasi. Kunci kemenangan adalah disiplin dan mental bertanding yang kuat,” katanya.

Ayub menambahkan, kemenangan ini menjadi modal penting untuk menghadapi partai puncak Livoli Divisi Utama. “Lawan di Grand Final tentu akan memberikan perlawanan maksimal, jadi kami harus menjaga fokus dan konsistensi,” jelasnya.

Di kubu lawan, Pelatih Rajawali O2C, Octavian, menilai turnamen ini adalah proses penting bagi para pemain mudanya.

“Petrokimia bermain sangat solid. Kami datang ke Final Four Livoli dengan skuad junior karena sebagian pemain bergabung di Pelatnas. Ini pengalaman berharga bagi mereka,” ujarnya.

Octavian menegaskan, target utama Rajawali bukan Grand Final Livoli, melainkan memberi jam terbang dan pengalaman bertanding di level tertinggi.

“Semangat juang anak-anak luar biasa. Meski kalah, mereka tetap fight melawan tim kuat seperti Petrokimia,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#livoli #PUPUK #gresik #petrokimia #Voli