RADAR GRESIK - Upaya untuk mendukung ketahanan pangan daerah, Babinsa Kebomas mengunjungi kebun hidroponik. Kegiatan ini menjadi sarana penting bagi Babinsa untuk mengetahui secara langsung kondisi, potensi, serta kendala yang dihadapi masyarakat di desa tersebut.
Petani Ruslan menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari Babinsa.
“Terima kasih atas kehadiran Babinsa yang telah meluangkan waktunya untuk singgah di kebun hidroponik. Dengan kehadiran beliau, kami dapat berinteraksi langsung, berbagi kendala, dan upaya dalam setiap langkah yang kami kerjakan. Melalui diskusi seperti ini, kami bisa saling mengisi untuk memecahkan berbagai persoalan yang ada di perkebunan kami,” kata pemilik kebun hidroponik di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik.
Baca Juga: Cegah Longsor, Babinsa Sidayu Gotong Royong Bangun TPT Bersama Warga
Babinsa Koramil Kebomas, Sertu Abu Amar, dengan senang hati berdiskusi dengan pemilik kebun, meninjau perkembangan tanaman sawi hidroponik, serta memberikan motivasi terkait penguatan ketahanan pangan lokal.
Sertu Abu Amar menegaskan bahwa kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam rangka memantau potensi wilayah sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Untuk mengetahui potensi wilayah di desa binaan, diperlukan pemantauan, pengawasan, dan koordinasi dengan warga setempat, sehingga potensi tersebut dapat dimanfaatkan ke depannya,” tegasnya.
Baca Juga: Cegah Banjir di Musim Hujan, Babinsa Wringinanom Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Tepi Sungai
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa sektor pertanian hidroponik memiliki peluang besar dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Kami dari Koramil sangat mendukung upaya para petani lokal dalam mengembangkan metode bercocok tanam modern seperti hidroponik. Selain bernilai ekonomis, metode ini mampu menghasilkan sayuran berkualitas tinggi. Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi warga lainnya,” pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah