Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kemarau Tiba, Petani di Balongpanggang Gresik Mulai Tanam Kangkung

Hany Akasah • Kamis, 1 Juni 2023 | 12:00 WIB
KINERJA BAIK: Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal ZA secara simbolis menyerahkan bantuan pompa pemadam kepada Kepala Damkarla Gresik Agustin Halomoan Sinaga. (Ist/Radar Gresik)
KINERJA BAIK: Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal ZA secara simbolis menyerahkan bantuan pompa pemadam kepada Kepala Damkarla Gresik Agustin Halomoan Sinaga. (Ist/Radar Gresik)
GRESIK - Datangnya musim kemarau menjadi penanda dimulainya masa tanam kangkung di wilayah Gresik selatan. Seperti yang dilakukan oleh beberapa petani di Desa Wotansari, Kecamatan Balongpanggang. Mereka memindahkan benih kangkung persemaian untuk kemudian ditanam di lahan persawahan.

Salah satu petani Kangkung, Muhtarom ,26, mengatakan hampir seluruh petani di desanya tengah menanam kangkung, tepatnya ketika memasuki akhir Mei. Sebagian lainnya, masih nunggu waktu persemaian selesai.

"Hampir semua petani di sini sudah mulai menanam kangkung saat musim kemarau datang," ujarnya, Rabu (31/6).



Awal mula proses penanaman kangkung yakni melakukan penanaman benih awal di ladang terpisah selama 14 hari.  "Mulai pembibitan selama usia kangkung kurang lebih 14 hari. Kemudian, dari ladang pembibitan dipindah dan ditanam ke sawah," jelasnya.

Dalam sekali masa tanam hingga tiba masa panen,  dibutuhkan modal sekitar Rp 1,5 hingga Rp 2 juta. “Terkadang lebih tergantung luas sawahnya masing-masing," tuturnya.

Baca Juga : Banjir Luapan Kali Lamong Rendam Lima Desa di Balongpanggang

Sejak masa tanam hingga panen, kangkung membutuhkan waktu selama kurang lebih hampir tiga bulan. "Untuk kemudian hasilnya akan dijual kepada tengkulak, " pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah
#balongpanggang gresik #kemarau #masa tanam