Manyar – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan kiprahnya dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan tangguh binaan program Mekaar. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Literasi Asuransi dan Keuangan yang digelar di Gresik, Selasa (21/10), berkolaborasi dengan PT Asuransi BRI Life.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 nasabah Mekaar Area Gresik 2 dan menjadi bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025. Dalam suasana akrab dan penuh semangat, para peserta mendapatkan pembekalan tentang pentingnya perlindungan diri dan keluarga melalui produk asuransi, serta bagaimana mengelola keuangan secara bijak untuk mendukung usaha mereka.
Pemimpin PNM Cabang Lamongan, Anang Fatkur Rochman, menjelaskan bahwa literasi keuangan menjadi salah satu pilar utama program pendampingan PNM kepada nasabah Mekaar. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi perempuan tidak cukup hanya dengan pembiayaan modal, tetapi juga harus diimbangi dengan pemahaman finansial dan kesadaran perlindungan risiko.
“Selama ini PNM bukan hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga membangun kapasitas dan ketahanan ekonomi para nasabah. Edukasi seperti ini penting agar para ibu Mekaar dapat mengelola keuangannya dengan lebih terarah, menjaga keberlanjutan usaha, dan melindungi keluarganya dari risiko keuangan,” ujar Anang.
Ia menambahkan, sinergi dengan BRI Life menjadi bentuk kolaborasi strategis yang memperluas dampak sosial PNM di tingkat akar rumput. Dengan adanya materi literasi asuransi, nasabah diharapkan lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan dalam menjalankan usahanya, baik dari sisi kesehatan, pendapatan, maupun keamanan keluarga.
Sementara itu, Dept Head Digital Marketing Non Captive dan UMI BRI Life, Grace Veronica Kalalo yang hadir sebagai narasumber, memberikan penjelasan tentang pentingnya memiliki perencanaan keuangan yang disertai perlindungan asuransi.
"Asuransi adalah bentuk kasih sayang pada keluarga. Dengan perlindungan yang tepat, perempuan pelaku usaha bisa lebih tenang dalam bekerja dan berkontribusi bagi ekonomi keluarga,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PNM untuk terus memperluas literasi keuangan bagi jutaan nasabah Mekaar di seluruh Indonesia. Melalui program pendampingan yang berkelanjutan, PNM tidak hanya membantu akses modal, tetapi juga menumbuhkan kesadaran finansial dan kemandirian ekonomi perempuan.
Dengan semangat kolaborasi dan edukasi, PNM berharap semakin banyak perempuan Mekaar yang naik kelas tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga tangguh menghadapi risiko, menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan. (fir)
Editor : Cak Fir