Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamin Kesehatan Mental Santri, Pemkab Gresik Berikan Pendampingan Psikososial di Ponpes

H
Penulis: Hany Akasah❯
Pendampingan: Tim Dinas KBPPPA Gresik saat melakukan dialog dan asesmen psikologis terhadap anak-anak di lingkungan Ponpes Al-Amin guna memastikan kondisi mental mereka tetap terjaga. (Ist/Radar Gresik)
Pendampingan: Tim Dinas KBPPPA Gresik saat melakukan dialog dan asesmen psikologis terhadap anak-anak di lingkungan Ponpes Al-Amin guna memastikan kondisi mental mereka tetap terjaga. (Ist/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) bergerak cepat melakukan penjangkauan di Pondok Pesantren Al-Amin, Kamis (7/5).

Langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan kondisi psikologis anak-anak di lingkungan pondok tetap terpantau dengan baik.

Tim penjangkauan yang terdiri dari Plt. Kepala Bidang PPA-PUHA, Kepala UPT PPA, serta staf pendamping diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen awal. Berdasarkan hasil tinjauan, petugas mengidentifikasi adanya kebutuhan khusus bagi sejumlah santri.

Hasil asesmen menunjukkan terdapat empat anak yang mengalami dampak emosional dan memerlukan perhatian serta pendampingan lanjutan. Meski secara umum anak-anak masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, dukungan psikologis dinilai sangat krusial agar kondisi emosional mereka tetap stabil.

Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, Titik Ernawati, menyampaikan bahwa peristiwa ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk lebih peka terhadap kesehatan mental anak.

Advertisement

“Setiap anak memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan perasaan dan emosinya. Peran orang tua, guru, pengasuh, maupun lingkungan sekitar sangat penting untuk hadir, mendengarkan, dan memberikan dukungan nyata kepada mereka,” ujar Titik, Jumat (8/5).

Ia menegaskan bahwa menciptakan lingkungan yang aman, hangat, dan suportif adalah kunci utama bagi tumbuh kembang mental maupun emosional anak secara optimal.

Sebagai langkah konkret, Dinas KBPPPA bersama Puspaga Dewi Sekardadu dan UPT PPA melaksanakan layanan konseling serta terapi psikologis pada Jumat (8/5). Kegiatan ini melibatkan psikolog pendamping khusus untuk menangani anak-anak yang terdampak.

Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dan layanan terbaik bagi anak-anak di seluruh wilayah Gresik.

Hal ini dilakukan guna memastikan terpenuhinya hak anak atas rasa aman serta dukungan psikososial yang memadai di lingkungan pendidikan maupun tempat tinggal. (han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Aturan Lama Dinilai Masih Relevan, Bapemperda DPRD Gresik Tolak Usulan Revisi Perda Miras

Aturan Lama Dinilai Masih Relevan, Bapemperda DPRD Gresik Tolak Usulan Revisi Perda Miras

RADAR GRESIK – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Gresik menggelar rapat kerja bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik guna membahas usulan Program Pembentukan Peraturan Daerah

Ular Piton Sepanjang 2,5 Meter Berhasil Diamankan di Halaman Kantor Bupati Gresik

Ular Piton Sepanjang 2,5 Meter Berhasil Diamankan di Halaman Kantor Bupati Gresik

RADAR GRESIK – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik mengevakuasi seekor ular piton jenis reticulated python sepanjang kurang lebih 2,5 meter di pekarangan Kantor Pemerintah

Andalkan Pengalaman Senior Birokrasi, Bupati Gresik Resmi Tunjuk Edi Hadisiswoyo Jadi Pj Sekda

Andalkan Pengalaman Senior Birokrasi, Bupati Gresik Resmi Tunjuk Edi Hadisiswoyo Jadi Pj Sekda

RADAR GRESIK – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gresik, Edi Hadisiswoyo, resmi diangkat dan dilantik menjadi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik. Prosesi pelantikan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer