Ular Piton Sepanjang 2,5 Meter Berhasil Diamankan di Halaman Kantor Bupati Gresik

RADAR GRESIK – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik mengevakuasi seekor ular piton jenis reticulated python sepanjang kurang lebih 2,5 meter di pekarangan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jumat (30/10/2026) pagi.
Reptil berukuran lumayan besar tersebut ditemukan bersimbah di area pekarangan sebelah Bagian Umum Kantor Bupati Gresik, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Nomor 245-C, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas. Kehadiran ular tersebut mendadak menggegerkan pegawai setelah tepergok sedang memangsa seekor kucing.
Baca Juga: Spesialis Sasar Motor Tak Dikunci Stang, Tiga Remaja Curanmor di Enam TKP Digulung Polres Gresik
Perwira Piket Damkarmat Gresik, Mangara Christanuel Aprilino Pakpahan, menyampaikan bahwa laporan darurat masuk ke call center petugas sekitar pukul 06.57 WIB dari Anang Cahyono, salah seorang staf pegawai di lingkungan Pemkab Gresik.
“Usai menerima laporan, tim personel Pos Kota langsung meluncur pukul 07.01 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 07.13 WIB untuk mengamankan area,” ujar Mangara.
Mangara menceritakan, keberadaan ular tersebut pertama kali diketahui Anang yang melintas di sekitar halaman. Merasa terancam dengan keberadaan hewan liar berpotensi bahaya tersebut, Anang lantas melaporkan insiden ke markas Damkarmat Gresik.
Baca Juga: Dukung Green Port dan Net Zero Emission, Operasikan Alat Bongkar Muat Bertenaga Listrik
Sebanyak delapan personel yang dibekali satu unit mobil rescue jenis Panther, alat pelindung diri (APD) lengkap, serta tongs atau penjepit ular dikerahkan ke lokasi.
Saat proses penangkapan berlangsung, ular piton tersebut sempat memuntahkan bangkai kucing yang sebelumnya baru saja ditelan.
Petugas dengan sigap bertindak hingga ular piton sepanjang 2,5 meter itu berhasil dijepit dan dimasukkan ke dalam karung pengaman. Seluruh proses penanganan penangkapan tuntas sekitar pukul 07.26 WIB.
Baca Juga: Bank Mandiri Perluas Akses Investasi Emas di Gresik melalui Layanan Terintegrasi Livin’ by Mandiri
“Alhamdulillah penanganan penangkapan berjalan lancar tanpa hambatan. Tidak ada korban jiwa maupun cedera,” terang Mangara.
Mangara mengimbau warga masyarakat agar tidak mencoba mengeksekusi atau menangkap ular berukuran besar secara mandiri demi menghindari potensi gigitan maupun lilitan.



