RADAR GRESIK - Persoalan jalan rusak tampaknya belum mampu diselesaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Bahkan, keluhan semakin banyak disampaikan masyarakat. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik terus berjibaku melakukan perbaikan di tengah minimnya anggaran.
Kepala Dinas PU (DPU) Gresik Dhiannita Tri Astuti mengatakan terkait keluhan jalan rusak yang masuk sudah dilakukan penanganan. Misalnya, kerusakan Jalan Morowudi.
"Untuk Jalan Morowudi, kita lakukan penanganan sementara selagi menunggu penanganan secara permanen," Kepala Dinas PU (DPU) Gresik Dhiannita Tri Astuti.
Kemudian, terkait mangkraknya pembangunan Jembatan penghubung Desa Tenggor dan Desa Pacuh di Kecamatan Balongpanggang. Pihaknya mengakui pekerjaan ini sempat terhambat.
"Namun, saya memastikan bahwa masalah tersebut sudah ditangani dan pengerjaan bisa berlanjut hingga ditargetkan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri," ungkap Kepala Dinas PU (DPU) Gresik Dhiannita Tri Astuti.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU (DPU) Gresik Eddy Pancoro mengatakan berbagai keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan sudah dalam proses penanganan. Misalnya, Jalan Mayjend Sungkono Gresik yang mengalami kerusakan parah.
"Sebelumnya kita sudah lakukan penanganan darurat berupa pengurukan pada akhir Februari lalu. Pengerjaan berikutnya sudah dilakukan Tim URC PUPR Gresik dengan pengeprasan bahu jalan agar air tidak menggenang. Saat ini kita menunggu proses e-katalog pengadaan aspal untuk pengaspalan di ruas jalan tersebut. Targetnya di bulan ini kita lakukan pengerjaan pengaspalan," terang Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU (DPU) Gresik Eddy Pancoro.
Kemudian, terkait Jalan Morowudi, rencananya akan dibeton tahun ini. Bulan ini akan masuk proses lelang, dan ditargetkan pada pertengahan tahun ini mulai dikerjakan.
"Selain di Morowudi, kami juga ada pengerjaan pelebaran Jalan Bringkang-Lampah. Insha Allah akhir April sudah bisa mulai pekerjaan," tegas Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU (DPU) Gresik Eddy Pancoro.
Oleh karenanya, dirinya berharap masyarakat bisa sedikit bersabar karena titik-titik yang dikeluhkan sudah masuk agenda pengerjaan Dinas PUPR.
"Untuk jalan yang berada dalam wewenang Kabupaten Gresik tentu masuk perhatian kita. Untuk ruas jalan nasional seperti di Banjarsari, karena kita tidak punya wewenang disitu kita sudah lakukan koordinasi dengan Balai Besar agar segera dilakukan perbaikan oleh pusat," pungkas Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU (DPU) Gresik Eddy Pancoro. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq