Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

DPRD Gresik Dorong Optimalisasi Alokasi DBH Migas untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Fajar Yuliyanto • Minggu, 19 April 2026 | 21:41 WIB
Optimalisasi : Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Kurdi, mendorong adanya penguatan program pemberdayaan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Migas. (Fajar/Radar Gresik)
Optimalisasi : Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Kurdi, mendorong adanya penguatan program pemberdayaan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Migas. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Kurdi, memberikan perhatian khusus pada pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor minyak dan gas (Migas) di wilayah Ujungpangkah.

Ia mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara perolehan pendapatan daerah dengan program pemberdayaan masyarakat di wilayah terdampak eksplorasi.

Menurut legislator yang akrab disapa Gus Kurdi ini, DBH merupakan salah satu komponen penting dalam struktur pendapatan APBD yang bersumber dari transfer pemerintah pusat.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Bupati Gresik Dorong Kolaborasi Lintas Profesi untuk Bangun Daerah

Ia memandang perlu adanya identifikasi yang lebih rinci mengenai porsi DBH dari eksplorasi lepas pantai Ujungpangkah agar dapat diproyeksikan ke dalam program pembangunan yang lebih spesifik.

“Kita menyadari bahwa pendapatan daerah dari sektor migas cukup potensial. Oleh karena itu, kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat merinci besaran DBH ini, sehingga ke depannya bisa kita sinergikan untuk kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut,” ujar Gus Kurdi, Minggu (19/4).

Selama ini, masyarakat nelayan dan petambak di wilayah Ujungpangkah telah menerima dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari perusahaan pengelola.

Baca Juga: Tingkatkan Derajat Kesehatan, Pemkab Gresik Gencarkan Edukasi Olahraga Jantung

Namun, Gus Kurdi menilai bahwa dampak positif tersebut akan semakin kuat jika didukung oleh alokasi khusus dari DBH yang diterima daerah.

“Dukungan perusahaan melalui CSR sudah berjalan baik. Namun, alangkah lebih optimal jika pemerintah juga menyisihkan sebagian porsi dari DBH tersebut untuk mendukung keberlanjutan ekonomi warga. Tidak perlu besar, yang penting ada porsi yang dialokasikan secara berkelanjutan sebagai wujud hadirnya negara,” tambahnya.

Ia memberikan masukan agar sebagian kecil dari DBH tersebut diprioritaskan untuk menjawab tantangan menurunnya produktivitas sektor perikanan dan pertambakan.

Baca Juga: Persiapan Rampung, 2.679 Jemaah Haji Gresik Mulai Bertolak ke Tanah Suci Bulan Depan

Beberapa poin yang diusulkan antara lan modernisasi alat tangkap dan perbaikan mesin bagi nelayan agar lebih efisien, stimulus produktivitas tambak melalui bantuan benih atau perbaikan irigasi, dan pengembangan alternatif ekonomi, seperti pelatihan budidaya rumput laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar ekspor.

“Kondisi alam dan tantangan lingkungan menuntut adanya inovasi. Dengan dukungan anggaran yang tepat, nelayan dan petambak kita bisa lebih mandiri dan memiliki daya saing. Kami berharap hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan anggaran ke depan demi kesejahteraan yang lebih merata,” pungkasnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Gas #ujungpangkah #Dorong #gresik #dprd