Ekonomi & Bisnis Features Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kota Gresik Lifestyle Moncer Seru Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro Politika Sosial Sport & Health

Percikan Api Oven Pelet Hanguskan Penggilingan Padi di Balongpanggang Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • 2026-03-15 13:24:47
PEMADAMAN : Petugas Damkar Gresik saat melakukan pemadaman kebakaran penggilingan padi di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, Gresik.
PEMADAMAN : Petugas Damkar Gresik saat melakukan pemadaman kebakaran penggilingan padi di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, Gresik.

RADAR GRESIK – Sebuah insiden kebakaran melanda tempat penggilingan padi atau yang akrab disebut selep di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, pada Sabtu (14/3) sore.

Amukan si jago merah tersebut diduga kuat dipicu oleh percikan api dari proses pengeringan pelet yang kemudian merembet ke area gudang penyimpanan padi.

Peristiwa ini pertama kali terdeteksi pada pukul 17.52 WIB. Laporan awal disampaikan oleh seorang warga bernama Sayyid kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Pos Menganti.

Baca Juga: PDIP Gresik Tegaskan Loyalitas: Kader Dilarang Keras Terlibat Bisnis Makan Bergizi Gratis

Merespons laporan tersebut, tim pemadam langsung bergerak cepat dari pos pada pukul 17.54 WIB dan tiba di lokasi kejadian untuk memulai penanganan pada pukul 18.36 WIB.

Objek yang terbakar diketahui merupakan aset milik Saji, warga setempat. Berdasarkan hasil investigasi sementara di lapangan, api muncul saat aktivitas pengeringan pelet di dalam mesin oven sedang berlangsung.

"Diduga karena kualitas pelet yang kurang baik, muncul percikan api yang kemudian memicu kebakaran dan menjalar ke tumpukan padi di dalam gudang penyimpanan," ujar Perwira Piket Damkar Gresik, Rizal S. Nugroho, saat memberikan keterangan resmi mengenai kronologi kejadian.

Baca Juga: Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos, Dinas KBPPPA Gresik Beri Dukungan Penuh

Rizal menambahkan bahwa sesaat setelah melihat api mulai membesar, pemilik tempat penggilingan segera menginformasikan kejadian tersebut kepada Sayyid, yang kebetulan merupakan salah satu personel Pos Menganti.

 Laporan tersebut kemudian diteruskan secara cepat kepada petugas piket yang sedang bertugas agar segera mendapatkan bantuan unit pemadam.

Setibanya di lokasi, empat personel Damkar dari Pos Menganti langsung melakukan prosedur size up atau penilaian kondisi lapangan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Upaya pemadaman difokuskan untuk melokalisir api agar tidak merembet lebih luas ke pemukiman di sekitar penggilingan.

Baca Juga: Jaga Kekondusifan Ramadan, Rutan Gresik Gelar Razia Rutin di Blok Hunian

"Tim kemudian melakukan pemadaman di area penggilingan padi hingga api berhasil dikendalikan. Setelah api padam, petugas melakukan proses pembasahan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api atau bara tersembunyi yang berpotensi menyala kembali," jelas Rizal lebih lanjut.

Operasi pemadaman dan penanganan secara total dinyatakan selesai pada pukul 19.28 WIB. Setelah memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif, petugas melakukan pendataan akhir sebelum kembali ke Pos Damkar Menganti untuk bersiaga.

Penanganan ini sendiri melibatkan dua unit kendaraan pemadam, yakni satu unit mobil semprot dan satu unit water supply.

Baca Juga: Jaga Kekondusifan Ramadan, Rutan Gresik Gelar Razia Rutin di Blok Hunian

Beruntung, dalam kejadian yang sempat menghebohkan warga Karangsemanding ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka.

Rizal mencatat bahwa kebakaran di penggilingan padi ini merupakan kejadian kebakaran pertama yang ditangani pihaknya pada bulan Maret 2026.

"Meskipun ini kebakaran pertama di bulan Maret, hingga pertengahan bulan ini Dinas Damkarla Gresik tercatat telah melakukan sebanyak 49 tindakan penyelamatan atau rescue di berbagai wilayah," pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#menganti #gresik #Damkar #kebakaran #Pabrik