Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sempat Diamuk Massa di Morowudi Gresik, Terduga Pelaku Curanmor Ternyata Pasien RSJ

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
Dilimpahkan: Pihak Polsek Cerme saat menyerahkan pelaku yang diduga ODGJ ke Shelter Dinsos Gresik guna penanganan medis dan sosial lebih lanjut. (Yudhi/Radar Gresik)
Dilimpahkan: Pihak Polsek Cerme saat menyerahkan pelaku yang diduga ODGJ ke Shelter Dinsos Gresik guna penanganan medis dan sosial lebih lanjut. (Yudhi/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Seorang pria yang diduga mengalami Gangguan Jiwa (ODGJ) menjadi sasaran kemarahan warga di Dusun Ngepung, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik, pada Jumat (8/5). Pria yang belum diketahui identitasnya tersebut diamankan massa setelah diduga mencoba membawa lari sepeda motor milik warga setempat.

Kapolsek Cerme, AKP Taufan Nugroho, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat pria tersebut mencoba mengambil sepeda motor Honda Scoopy bernopol W 6188 NAV milik Dewi Masrifah, warga Morowudi Wetan. Aksi tersebut berhasil digagalkan oleh warga yang berada di lokasi.

Advertisement

Akibat tersulut emosi, warga sempat melayangkan pukulan kepada pria tersebut sebelum akhirnya pihak kepolisian tiba untuk mengamankan situasi.

“Pelaku sudah diserahkan ke Polsek Cerme. Namun, sebelumnya sempat dipukuli oleh masyarakat hingga mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya,” ungkap AKP Taufan, Jumat (8/5).

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tas ransel yang dibawa pria berusia sekitar 45 tahun tersebut, petugas menemukan petunjuk kuat mengenai kondisi kesehatannya. Petugas menemukan sejumlah obat-obatan yang diterbitkan oleh RSJ Sambang Lihum, Provinsi Kalimantan Selatan.

“Berdasarkan temuan obat-obatan tersebut dan hasil interogasi awal, pelaku diduga kuat merupakan ODGJ. Petugas juga telah membawa yang bersangkutan ke Puskesmas Cerme untuk mendapatkan pengobatan atas luka lebam yang dialami,” jelas Kapolsek.

Mengingat kondisi kejiwaan pelaku dan fakta bahwa ia tidak memiliki tempat tinggal tetap (tunawisma), pihak Polsek Cerme memutuskan untuk melakukan langkah koordinasi dengan instansi terkait.

"Pihak kami sudah menyerahkan pria tersebut ke Shelter Dinas Sosial (Dinsos) Gresik untuk dilakukan penanganan dan perawatan lebih lanjut sesuai prosedur bagi warga berkebutuhan khusus," pungkasnya. (yud/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Satresnarkoba Polres Gresik Bekuk Residivis Kurir Narkotika di Bengkel Motor

Satresnarkoba Polres Gresik Bekuk Residivis Kurir Narkotika di Bengkel Motor

RADAR GRESIK – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik kembali mengukir prestasi dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Petugas berhasil membongkar jaringan peredaran sabu lintas kecamatan dengan

Lupa Matikan Kompor Dapur, Usaha Industri Rumahan di Kedamean Gresik Hangus Terbakar

Lupa Matikan Kompor Dapur, Usaha Industri Rumahan di Kedamean Gresik Hangus Terbakar

RADAR GRESIK – Kebakaran melahap sebuah bangunan tempat usaha industri rumahan (home industry) milik Sampurno di Dusun Glindah Lor RT 02 RW 01, Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Selasa (3/11/2026) malam

Kabel Melintang Bahayakan Warga, Komisi III DPRD Gresik Dorong Optimalisasi Perda Jaringan Utilitas

Kabel Melintang Bahayakan Warga, Komisi III DPRD Gresik Dorong Optimalisasi Perda Jaringan Utilitas

RADAR GRESIK – Pemandangan kabel udara yang semrawut dan saling bertumpuk masih menghiasi sejumlah ruas jalan protokol di wilayah Kota Pudak. Kabel yang melintang, menjuntai di sekitar permukiman warga, hingga melintasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer