Peserta yang telah lulus dan telah mendapatkan sertifikasi profesi Associate Wealth Planner (AWP) Syariah akan membimbing keluarga yang ada di kelurahan Lumbungrejo. Penyuluhan dan pendampingan di kelurahan Lumbungrejodilakukan di akhirtahun 2022 ini, merupakan sarana yang strategis untuk menggerakkan masyarakat agar semakin meningkatkan literasikeuangan.
Empat dosen Ekonomi Syariah UISI yaitu Bambang Tutuko, Ahmad Dahlan Malik, Ahmad Hudaifahdan M. Asyhad menjadi tim pendamping pengabdian masyarakat literasi keuangan syariah.
“Terdapat 4 manfaat dan tujuan dari pendampingan ini yaitu peningkatan litersasi keuangan dan keuangan syariah, lokalisasi standar sertifikasi, meningkatkankompetensi perencanaan keuangan syariah sesuai standar dan memperluas literasi keuangan syariah,” papar Ahmad Dahlan Malik.
Pendampingan dilakukan melalui 7 modul perencanaan keuangan syariah berupa
1). Penyusunan Anggaran Keuangan yang berisi Pemasukan dan Pengeluaran syariah
2). Perencanaan Asuransi
3). Perencanaan Dana Pembelian Rumah
4). Perencanaan Dana Pendidikan Anak
5). Perencanaan Dana Hari Tua (Pensiun)
6). Perencanaan Dana Haji, dan
7). Laporan Keuangan Pribadi.
“Hasinya, para peserta yang terdiri dari para ibu-ibu dusun di Kelurahan Lumbungrejo dapat menerapkan perencanaan keuangan syariah secara manual maupun secara digital melalui aplikasi MyIFPE,” ujar Dahlan.
Nantinya peserta akan tersertifikasi setelah lulus dengan gelar AWP (Associate Wealth Planner) Syariah. Ibu-ibu yang sudah mendapat gelar ini dapat menjadi pemateri untuk mengembangkan litarasi keuangan syariah di dusunnya masing masing. Seperti kegiatan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menjadi sarana yang dapat menyebarluaskan dan mengentas permasalahan keluarga dari sisi keuangan terutama dengan pendekatan syariah. (*) Editor : Hany Akasah