RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus berakselerasi dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas.
Sebagai langkah strategis menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), jajaran Rutan Gresik melaksanakan studi tiru ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, dengan memboyong 13 anggota Tim Pembangunan Zona Integritas. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, beserta jajaran pejabat strukturalnya.
Baca Juga: Wujudkan Rutan Bersih, Rutan Gresik Gelar Ikrar Zero Halinar dan Tes Urine Massal
Dalam studi tiru ini, tim Rutan Gresik menyisir berbagai unit layanan publik yang menjadi ikon keberhasilan Lapas Malang. Fokus utama tinjauan meliputi ruang layanan kunjungan yang menerapkan konsep humanis dan modern, yang dinilai mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat dan warga binaan.
Tak hanya layanan publik, rombongan juga meninjau sektor bimbingan kerja (Bimker) yang produktif, di antaranya budidaya jamur dan anggrek, kerajinan tangan (handycraft) dan seni lukis, serta bengkel otomotif, konveksi, hingga unit jahit dan kunjungan ke Museum Lowok Waroe sebagai sarana edukasi sejarah pemasyarakatan.
Agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi mendalam di ruang rapat Lapas Kelas I Malang. Kedua satuan kerja saling bertukar strategi terkait mitigasi risiko, pengelolaan inovasi, serta penguatan tata kelola organisasi agar selaras dengan standar reformasi birokrasi.
Baca Juga: Perkuat Tata Kelola, Rutan Gresik Ikuti Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026
Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, mengaku terkesan dengan ekosistem kerja yang telah terbangun di Lapas Malang. Menurutnya, banyak aspek yang bisa diadaptasi untuk diterapkan di Rutan Gresik.
“Kami terkesan dengan berbagai inovasi dan program unggulan di sini. Kunjungan ini memberikan referensi sekaligus motivasi kuat bagi tim kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola organisasi di Rutan Gresik,” tegas Eko, Senin (11/5).
Eko juga menyampaikan apresiasi atas keterbukaan jajaran Lapas Kelas I Malang dalam berbagi ilmu. Ia berharap hasil dari studi tiru ini dapat segera diimplementasikan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM 2026, Rutan Gresik Luncurkan Inovasi SIGAP SEHAT dan SADEWA
“Harapan kami, komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel semakin kuat, sehingga predikat WBBM dapat segera kita raih,” pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah