Informasi yang dihimpun, korban yang bernama Ahmad Palupi Nurul Qolbi, warga Tlogopojok Gresik itu datang ke dermaga Bale Pesusuhan pada pukul 13.00 bersama empat orang rekannya untuk berenang. Namun, pukul 13.30 korban diketahui sudah tidak terlihat.
Kasatpolairud Gresik, AKP Poerlaksono menceritakan, saat itu, korban sudah dilarang teman-temannya untuk berenang. Namun karena melihat kondisi kolam dermaga dangkal akhirnya korban memberanikan diri untuk ikut turun ke air. "Dugaan kuat korban tenggelam lantaran tidak pandai berenang,’’ ujarnya.
Rekan korban lain pun sempat berupaya mencari dengan menceburkan diri. Namun upaya pencarian itu tidak berhasil karena air yang keruh. Akhirnya rekan korban meminta bantuan nelayan yang ada di sekitar dermaga untuk ikut membantu pencarian.
Benar saja, setelah melakukan pencarian selama satu jam korban ditemukan tidak bernyawa. Tubuh korban ditemukan terbenam lumpur, kemudian diangkat ke daratan.
"Setelah diperiksa, korban dinyatakan meninggal dan langsung dievakuasi ke rumah duka di Jalan Tlogopojok Gresik," imbuhnya.
Perwira dengan tiga balok di pundak itu pun mengimbau agar masyarakat setempat untuk menghindari berenang di kolam dermaga karena memiliki kedalaman air mencapai 2 meter. ’’Tidak berhenti kami terus menghimbau kepada nelayan apabila ada anak-anak yang berenang agar dihalau;" pungkasnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah