RADAR GRESIK – Gresik United (GU) tengah mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Liga Nusantara (Liga 3) yang dijadwalkan kick-off pada awal Desember mendatang.
Kompetisi kasta ketiga nasional ini dikenal memiliki format panjang, namun berlangsung dalam durasi waktu yang relatif singkat, sehingga menuntut setiap tim untuk selalu siap tempur.
Liga Nusantara musim ini akan digelar selama 2,5 bulan, mulai Desember hingga pertengahan Februari.
Formatnya terbagi dalam tiga putaran babak awal menggunakan sistem home tournament, kemudian berlanjut ke babak delapan besar, semifinal, dan final. Diperkirakan, kehadiran suporter baru dibolehkan pada babak semifinal dan final.
Dengan jadwal yang sangat padat—bahkan satu tim bisa bertanding tiga kali dalam sepekan—Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, mencoba menghadirkan atmosfer kompetisi sedini mungkin dengan menggenjot intensitas uji coba.
“Dalam minggu ini kita setting seperti kompetisi sebenarnya. Per tiga hari akan uji coba. Sebelumnya lawan Raka, beberapa hari lawan Persid Jember, kemudian tanggal 16 besok, kita away lawan Persika Karanganyar,” kata Andik.
Setelah selesai laga tandang ke Karanganyar, Jawa Tengah, tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini akan langsung fokus pada pemantapan taktikal menjelang bergulirnya Liga Nusantara.
Ketika disinggung mengenai kekuatan calon lawan di Grup D, Andik menegaskan pihaknya sudah mengantongi gambaran kekuatan masing-masing tim. Beberapa di antaranya adalah Persekabpas Pasuruan yang pernah menjadi lawan uji coba, serta Persebata Lembata dan peserta lainnya.
“Saya yakin, misalnya lawan (Persebata) Lembata banyak pemain yang punya skill bagus. Kita perkuat organisasi permainan agar bisa antisipasi itu. Apapun situasinya, kita optimis memberikan yang terbaik untuk Gresik United,” pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah