Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bangkitkan Nilai Historis, Pemdes Suci Sulap Sendangsono Jadi Destinasi Wisata Keluarga yang Modern dan Estetik

Fajar Yuliyanto • Jumat, 2 Januari 2026 | 12:08 WIB
WISATA : Tampilan kolam renang wisata Sendangsono yang kini tampil lebih indah dan modern usai direnovasi. Destinasi ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi Desa Suci melalui sektor wisata.
WISATA : Tampilan kolam renang wisata Sendangsono yang kini tampil lebih indah dan modern usai direnovasi. Destinasi ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi Desa Suci melalui sektor wisata.

RADAR GRESIK – Pemerintah Desa (Pemdes) Suci bersama BUMDes Suci Sejahtera terus menunjukkan keseriusannya dalam mengoptimalkan aset desa. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi sorotan adalah renovasi dan pengembangan Sendangsono.

Aset desa yang sarat akan nilai sejarah ini kini bertransformasi menjadi destinasi wisata keluarga unggulan di jantung Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik.

Sendangsono bukanlah telaga biasa. Secara historis, tempat ini merupakan mata air yang pertama kali ditemukan oleh Dewi Retno Suwari (Siti Fatimah Binti Maimun). Lokasinya yang strategis di belakang Gedung NU Suci menjadikannya ikon yang sangat melekat dengan identitas desa.

Ketua BUMDes Suci Sejahtera, Slamet, mengungkapkan bahwa inisiatif ini muncul karena melihat banyaknya aset desa yang kurang produktif. Renovasi Sendangsono didukung melalui dana Bantuan Keuangan (BK) Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebesar Rp 200 juta.

"Awalnya dana ini direncanakan untuk pemulihan pasca tambang, namun karena sudah ada program dari KLHK, maka kami alihkan untuk renovasi Sendangsono. Kami ingin mengenang kembali sejarah desa melalui tampilan wisata yang lebih bagus dan modern, sekaligus meningkatkan pendapatan desa," ujar Slamet.

Sekretaris Desa Suci, Muhammad Miftach, menjelaskan bahwa pengerjaan proyek ini berlangsung selama satu bulan. Renovasi meliputi pemasangan keramik di seluruh area, perbaikan kolam renang berukuran 12 x 11 meter, pembangunan ruang ganti yang layak, hingga sistem sirkulasi air yang lebih bersih.

"Kedalaman kolam bervariasi antara 70 sentimeter hingga 1 meter, sehingga sangat aman untuk anak-anak hingga orang dewasa. Sendangsono kini bukan sekadar aset fisik, tapi aset budaya yang dikelola secara berkelanjutan," tutur Miftach.

Pengembangan ini juga memiliki nilai tambah karena Sendangsono merupakan bagian tak terpisahkan dari tradisi Rebo Wekasan yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) nasional pada tahun 2025.

Ke depan, pengelolaan Sendangsono di bawah BUMDes Suci Sejahtera akan diintegrasikan dengan potensi wisata desa lainnya, seperti Bukit Perkemahan Lembah Kidang Kuning.

"Kami berencana menjalin kerja sama dengan sekolah TK dan PAUD untuk menjadikan Sendangsono sebagai bagian dari wisata edukatif. Meskipun masih butuh penyempurnaan di area UMKM dan parkir, kami optimis ini akan mendongkrak PADes (Pendapatan Asli Desa)," pungkas Miftach.

Dengan wajah baru yang lebih indah dan fasilitas yang lengkap, Sendangsono siap menyambut warga sebagai pilihan wisata murah namun berkualitas, yang sekaligus melestarikan jejak sejarah para penyiar agama di tanah Gresik. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Sendang #gresik #BUMDES #manyar #Suci