Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pecah, Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Gresik 2025 di Driyorejo, 45 Perusahaan Siap Rekrut Langsung

Fajar Yuliyanto • Kamis, 3 Juli 2025 | 17:38 WIB
Job Fair 2025: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melihat job fair 2025 yang digelar si SMAN 1 Driyorejo.
Job Fair 2025: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melihat job fair 2025 yang digelar si SMAN 1 Driyorejo.

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran. Job Fair Gresik 2025 resmi digelar di SMA Negeri 1 Driyorejo dengan antusiasme ribuan pencari kerja yang memadati area sejak pagi.

Sebanyak 45 perusahaan dari berbagai sektor industri berpartisipasi dalam Job Fair kali ini, menawarkan total 2.949 posisi lowongan kerja. Bahkan, 23 perusahaan langsung melakukan walk in interview di lokasi, memberikan peluang bagi pencari kerja untuk direkrut secara langsung.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Zainul Arifin, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Driyorejo, wilayah selatan Gresik, merupakan strategi pemerataan. Berdasarkan evaluasi Job Fair 2024 yang digelar di tengah kota, mayoritas peserta sebelumnya berasal dari wilayah utara dan tengah.

“Kami ingin membuka kesempatan seluas-luasnya agar talenta-talenta muda dari selatan juga bisa berkompetisi. Ini langkah pemerataan,” ujar Zainul, Rabu (2/7/2025).

Sebagai catatan, pada Job Fair 2024 lalu, dari 5.828 pencari kerja yang hadir, 1.313 orang berhasil diterima bekerja melalui proses seleksi langsung oleh perusahaan peserta.

Job Fair Gresik 2025 menawarkan 2.949 kebutuhan tenaga kerja dengan berbagai kualifikasi. Di antaranya, 495 posisi untuk tenaga kerja berpengalaman, 42 posisi bersertifikasi, 635 posisi untuk tenaga kerja berbahasa asing dan 603 posisi untuk fresh graduate. Berdasarkan bidang pekerjaan, terdapat 413 posisi di bidang Administrasi, 816 di sektor Industri, dan 546 di sektor Hospitality.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa pelaksanaan Job Fair bukan sekadar agenda seremonial, tetapi benar-benar diupayakan untuk memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

“Kita pastikan Job Fair bukan hanya formalitas. Mulai dari pendaftaran, verifikasi di aplikasi AK 1, hingga proses rekrutmen kami kawal agar benar-benar memberi manfaat. Camat dan kepala desa juga bisa memantau lowongan kerja melalui sistem online,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik, saat membuka acara.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua perusahaan yang membuka peluang kerja, termasuk yang memenuhi amanah Undang-Undang Cipta Kerja dengan menyediakan minimal satu persen lowongan bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga: Menteri ATR/BPN Tegaskan: Tanah dan Pulau di Indonesia Tidak Bisa Dimiliki Asing
Keseriusan Pemkab Gresik dalam menurunkan angka pengangguran juga diwujudkan melalui platform Gresik Kerja, yang menyediakan informasi lowongan kerja secara real-time bagi warga.

“Pelaksanaan Job Fair akan digilir ke berbagai wilayah. Setelah selatan, tiga atau empat bulan ke depan kami siapkan di wilayah utara. Kami harapkan setahun bisa ada 3–4 kali Job Fair,” tambah Gus Yani.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga terus mendorong program sertifikasi tenaga kerja agar kualitas SDM semakin siap bersaing di tingkat lokal maupun nasional. “Melalui kombinasi Job Fair rutin, platform online, dan program pelatihan, Pemkab optimistis angka pengangguran bisa ditekan dan generasi muda Gresik semakin mudah mendapatkan pekerjaan,” harapnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#perusahaan #fandi akhmad yani #gresik #tenaga kerja #job fair #BUPATI #Seleksi