Gresik – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gresik menggelar apel rutin pada Senin (04/11) pagi. Apel yang dihadiri seluruh pegawai BPN Gresik itu digelar guna meningkatkan kedisiplinan dan koordinasi antarpegawai sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.
Kepala Kantor ATR/BPN Gresik, Kamaruddin melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Fanani menyampaikan bahwa kedisiplinan tidak hanya sekadar hadir tepat waktu, tetapi juga bagaimana pegawai bisa konsisten dalam menjalankan tugas-tugasnya sesuai standar pelayanan.
"Kedisiplinan itu mencakup semua aspek, bukan hanya soal waktu, tapi juga dalam menjalankan tugas secara konsisten dan bertanggung jawab. Masyarakat mengandalkan kita, dan kita harus siap memberikan yang terbaik,” kata Fanani.
Selain kedisiplinan, Fanani juga menekankan pentingnya koordinasi antarpegawai. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pegawai di semua bidang menjadi kunci untuk mencapai pelayanan yang efektif dan efisien.
“Tanpa koordinasi, tugas-tugas yang ada bisa saling tumpang tindih atau bahkan terabaikan. Kita harus mampu bekerja sama, berbagi informasi, dan saling membantu untuk mewujudkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Gresik,” tambahnya.
Di samping itu, Fanani juga menegaskan pentingnya kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan konsistensi mutu pelayanan. Monitoring ini menurutnya penting untuk mengidentifikasi hambatan yang mungkin muncul dalam pelayanan dan menemukan solusinya secara cepat.
“Pelayanan kita harus selalu dievaluasi agar kita tahu apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu ditingkatkan. Dengan begitu, kami berharap Kantor Pertanahan Gresik bisa menjadi contoh pelayanan publik yang efektif dan memuaskan,” tutur Fanani.
Setelah apel selesai, sejumlah pejabat BPN Gresik melanjutkan dengan kegiatan coffee morning untuk mendiskusikan pelaksanaan pelayanan di kantor sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Dalam forum informal tersebut, para pejabat membahas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan serta mencari solusi untuk meningkatkan efisiensi layanan.
“Kami menyadari bahwa pelayanan pertanahan sering kali menghadapi kendala-kendala teknis maupun administratif. Melalui diskusi seperti ini, kami bisa saling berbagi masukan dan mencari cara terbaik untuk mengatasinya,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti coffee morning ini dapat semakin mempererat kerja sama antarpegawai BPN Gresik dalam mewujudkan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.
Editor : Cak Fir