Excecutive Sales Khas Hotel Gresik, Lefran Iswahyudi mengatakan, hadirnya area rooftop sebagai restoran sebenarnya sudah bukan hal yang baru. Namun diakuinya di Gresik tidak banyak hotel yang memiliki pemandangan rooftop yang bagus.
"Kami percaya diri hadirnya restoran rooftop ini akan menambah destinasi wisata kuliner masyarakat. Sebab, tempat yang kami miliki langsung menghadap ke arah laut," ujarnya.
Meskipun belum dioperasionalkan bahkan belum ada namanya namun dirinya mengklaim jika antusiasme masyarakat dalam menyambut kehadiran restoran rooftop ini cukup tinggi. Hal inilah yang kemudian membuat manajemen Khas Gresik mengebut penyelesaian pembangunan resto.
"Nantinya kami membagi area rooftop dibeberapa lantai mulai dari lantai 8,10,11 dan 12. Pengunjung hotel selain bisa menikmati hidangan khas hotel juga berselfie ria menikmati kota Gresik siang dan malam hari," imbuhnya.
Ditempat sama Direktur Sales dan Marketing Khas Hotel Gresik, Dewi Pohan menambahkan, untuk meningkatkan pendapatan di sektor FnB pihaknya meluncurkan program baru live musik yang digelar setiap Sabtu Malam minggu. Dalam event ini masyarakat bisa ikut berdendang ria dan menikmati suguhan hotel dari mulai pukul 19.00-22.00.
"Setiap minggunya akan kami buat musik tematik mulai dangdut, keroncong, pop atau campursari dimana semua yang datang bisa ikut bernyanyi," kata Dewi. (fir/han) Editor : Hany Akasah