Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Ribuan Ton Limbah Padat Menggunung Dekat Pondok Pesantren Kawasan Sidayu Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Sabtu, 3 Mei 2025 | 01:39 WIB
MENUMPUK – Ribuan ton limbah padat dalam karung jumbo bag terlihat menggunung dan mengeluarkan bau tidak sedap di belakang pabrik bata ringan, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.
MENUMPUK – Ribuan ton limbah padat dalam karung jumbo bag terlihat menggunung dan mengeluarkan bau tidak sedap di belakang pabrik bata ringan, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

RADAR GRESIK – Tumpukan limbah padat industri dalam jumlah besar ditemukan menggunung di lahan kosong belakang pabrik bata ringan di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Ironisnya, lokasi pembuangan limbah ilegal ini hanya berjarak sekitar 500 meter dari Pondok Pesantren yang dihuni ratusan santri.

Material limbah yang dikemas dalam karung jumbo bag ini diduga sudah lama dibiarkan menumpuk tanpa adanya aktivitas pembersihan. Selain dekat dengan lingkungan pendidikan, lokasi ini juga berbatasan langsung dengan lahan pertanian dan perkebunan warga.

Seorang perangkat Desa Kertosono yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa pihak desa tidak pernah menerima pemberitahuan resmi dari pemilik lahan maupun pihak yang membuang limbah.

“Kami baru tahu ketika petugas dari Polda Jawa Timur dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur datang melakukan pengecekan. Sebelumnya tidak ada sosialisasi apa pun,” ungkapnya, Jumat (2/5).

Ia menambahkan bahwa limbah tersebut dapat membahayakan kesehatan, terutama bagi santri yang tinggal di pondok jika debu terbawa angin saat musim kemarau.

Petugas dari DLH Provinsi Jawa Timur dan DLH Kabupaten Gresik telah mengambil sampel limbah untuk dilakukan uji laboratorium menggunakan metode TCLP (Toxicity Characteristic Leaching Procedure) guna mengetahui tingkat bahayanya terhadap lingkungan.

“Sudah dua kali petugas DLH dan kepolisian datang. Saat ini kewenangan penanganan berada di DLH Provinsi dan Polda Jatim,” ujarnya.

Limbah yang ditemukan terdiri dari dua jenis, yakni berwarna putih dan hitam. Volume limbah diperkirakan mencapai ribuan ton, tersebar di atas lahan seluas sekitar 1 hektare. Seluruhnya dikemas dalam karung besar dan dibiarkan terbuka tanpa pelindung dari cuaca.

Kepala DLH Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Zauji, membenarkan adanya temuan limbah tersebut.

“Benar, kami temukan pembuangan limbah industri dalam jumlah besar di Desa Kertosono. Saat ini masih kami selidiki asal dan pelakunya,” jelas Zauji.

Ia menegaskan DLH akan menindak tegas jika terbukti ada unsur pelanggaran hukum terkait pencemaran lingkungan.

“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Sementara identitas pelaku dan pemilik lahan masih dalam proses penyelidikan oleh Polda Jatim,” pungkasnya. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Pabrik Bata Ringan #perkebunan #Limbah #gresik #Pertanian #Industri #SIDAYU