GRESIK - Warga Desa Gempol Kurung Kecamatan Menganti dikagetkan dengan suara ledakan yang muncul dari gudang pabrik cat dan tiner UD Anugerah Jaya Sentosa. Ledakan tersebut tidak hanya membuat bangunan yang berada di Kepatihan Industri nomor 10 luluh lantah melainkan juga terbakar hebat.
Informasi di lapangan yang dihimpun Radar Gresik, peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 19.45 WIB pada Minggu (03/09) malam. Peristiwa kebakaran bermula saat karyawan gudang buah UD Indofresh Jaya sedang beristirahat. Tiba-tiba, mereka melihat api membara di sela-sela atap gudang, yang ternyata berasal dari gudang UD Anugerah Jaya Sentosa.
Api yang cepat membesar tanpa sebab yang jelas dengan cepat menyebar ke bagian lain. Karyawan yang melihat api tersebut segera memberi tahu pimpinannya tentang kebakaran yang sedang terjadi.
Pemilik gudang UD Indofresh Jaya, yang bernama Yohanes, segera menghubungi kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik setelah menerima laporan tentang kebakaran. Petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik, mengatakan, selama delapan jam tugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk menjinakkan si jago merah yang merusak dua gudang tersebut. Akhirnya Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 02.30 WIB dini hari.
"Api yang cepat membesar tanpa sebab yang jelas dengan cepat menyebar ke bagian lain. Karyawan yang melihat api tersebut segera memberi tahu pimpinannya tentang kebakaran yang sedang terjadi dan melaporkan ini ke Damkar Gresik," ujarnya.
Baca Juga: Enam Gudang Pabrik Perabotan Rumah Tangga di Menganti Ludes Terbakar
Dikatakan, gudang yang terbakar juga menyimpan tiner serta kardus, sehingga api mudah berkobar. Untuk mengatasi kebakaran yang semakin meluas, petugas Damkarla Gresik mendapatkan bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari lokasi serta bantuan dua unit dari Pos Pakal Surabaya dan satu unit dari PT Wilmar Nabati.
“Kami juga dibantu oleh pemilik gudang dengan 12 unit mobil tangki air guna memudahkan pemadaman,” imbuhnya.
Sinaga menegaskan bahwa dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Sementara itu, kerugian materi masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga itu menambahkan bahwa pemadaman api memakan waktu delapan jam karena gudang yang terbakar berisiko menyebabkan api semakin membesar.
Baca Juga: Bakar Limbah Sembarangan, Pabrik KIA Keramik Mas di Wringianom Nyaris Ludes
“Tidak ada korban jiwa karena saat kebakaran terjadi, dua gudang tersebut sedang dalam keadaan kosong dengan karyawan beristirahat di luar. Kebakaran ini merupakan yang ke 18 selama 4 hari terakhir di bulan September,” tandasnya. (fir/han)
Editor : Hany Akasah