RADAR GRESIK - Dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional 2024, sekitar 200 anak didik dari 10 lembaga Taman Kanak-Kanak dan Raudhatul Athfal (TK-RA) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Kebomas menggelar kegiatan ziarah ke Makam Malik Ibrahim dan kunjungan ke Alun-alun Gresik pada Rabu (23/10).
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini dan memperkenalkan anak-anak pada sejarah serta potensi wisata religi Kota Gresik. Sepuluh lembaga tersebut ialah TK MNU 254 Nurul Ishlah, TK MNU 179 Pelangi, TK MNU 9 Sekar Kedaton, TK MNU 164 Raden Paku, TK MNU 247 Manbaur Rohmah, TK MNU 24 Sukorejo, TK MNU Kabupaten Gresik, TK MNU 307 Az Zahrah, RA MNU 184 Miftahul Huda, dan RA MNU 251 Al Fattah ini berlangsung meriah. Para siswa, didampingi para guru dan wali murid, terlihat antusias mengikuti rangkaian acara.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para wali dan ulama, kegiatan diawali dengan ziarah ke Makam Malik Ibrahim. Di tempat yang dianggap sebagai salah satu pusat penyebaran agama Islam di Jawa Timur ini, anak-anak diajarkan tentang sejarah dan perjuangan para wali dalam menyebarkan Islam. Atmosfer khusyuk menyelimuti kegiatan ziarah, di mana anak-anak diajak untuk berdoa dan merenungkan makna kehidupan.
Setelah ziarah, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Alun-alun Gresik. Di tempat yang menjadi pusat kegiatan masyarakat ini, anak-anak diajak untuk bermain dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
Ardhiana Yoghi Savitrie, selaku pelaksana kegiatan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketaqwaan peserta didik dan mengenalkan mereka pada wisata religi Kota Gresik. “Dengan mengenalkan anak-anak pada sejarah dan nilai-nilai agama sejak dini, diharapkan mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan cinta tanah air,” ujarnya.
Senada dengan Ardhiana, Anik Rochmawati, S.Pd, selaku Kepala TK MNU 247 Manbaur Rohmah, juga menyampaikan pentingnya kegiatan seperti ini. “Kegiatan ziarah dan wisata religi ini sangat bermanfaat bagi anak-anak. Selain mendapatkan ilmu agama, mereka juga dapat belajar tentang sejarah dan budaya secara langsung,” ungkapnya.
Kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh TK-RA Muslimat NU Kecamatan Kebomas ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya. Dengan melibatkan anak-anak sejak usia dini dalam kegiatan keagamaan dan sosial, diharapkan dapat tercipta generasi muda yang religius, cerdas, dan berkarakter. (rir/han)
Editor : Hany Akasah