Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

LP Maarif NU Gresik Minta Sekolah Maupun Madrasah di Bawah Pimpinannya Monitoring Anak Didiknya

Muhammad Firmansyah • Rabu, 4 Oktober 2023 | 20:38 WIB

 

 

Ketua LP Maarif Gresik Muhammad Mujib (kanan)
Ketua LP Maarif Gresik Muhammad Mujib (kanan)

LP Maarif NU Gresik Berharap Sekolah Monitoring Siswanya

 

GRESIK- Pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU kaget setelah mendengar adanya kasus penganiayaan yang dialami BGS, 16, siswa kelas VII SMK swasta di Driyorejo.

Ketua Pengurus LP Ma'arif NU Cabang Gresik, Muhammad Mujib mengaku, hingga Senin (02/09) belum mendapatkan laporan kasus perundungan berujung penganiayaan dari jajarannya di kecamatan.

"Biasanya saya selalu mendapatkan informasi dari pengurus tingkat kecamatan perihal dinamika pendidikan yang ada di wilayah masing-masing. Tidak terkecuali adanya kasus siswa yang sampai bergulir ke lembaga penegak hukum. Saya tidak tahu kenapa kasus ini seolah ditutupi dan tidak dilaporkan," kata Mujib.

 Baca Juga: Sambut HUT Humas Polri ke-72, Polres Gresik Bagikan Air Bersih pada Warga Terdampak Kemarau

Dia menegaskan, selama ini LP Ma'arif cabang Gresik tidak henti-hentinya mengingatkan kepada pihak sekolah agar terus memonitor aktivitas siswa didiknya saat disekolah.

Tujuannya agar terjadi komunikasi yang intens antara siswa dan tenaga pendidik dengan harapan bisa meminimalisir terjadinya kasus kekerasan dilingkungan sekolah.

Mujib juga menuturkan, dalam setiap pertemuan dengan anggota pihaknya juga menekankan komitmen bersama untuk mengatasi kasus bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah.

"Di sekolah ada guru bimbingan konseling, wakil kepala kesiswaan bahkan kepala sekolah yang juga harus aktif dalam melihat aktivitas para siswanya. Dengan pengawasan yang ketat diharapkan hal seperti ini tidak terjadi," tandasnya.

Berita sebelumnya, ada dugaan kasus penganiayaan menyembunyikan sepatu siswi satu kelasnya bernama CLT. 

 

Karena tidak terima sepatunya disembunyikan, CLT melaporkan BGS kepada pacarnya. Mendengar laporan tersebut, pacar CLT yang belum diketahui identitasnya itu lantas menunggu BGS diluar sekolah bersama puluhan temannya dan melakukan penganiayaan. (fi/han)

Editor : Hany Akasah
#lp maarif nu #gresik #Penganiayaan #Driyorejo #kekerasan