Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kerajinan Rotan Asal Menganti Sukses Tembus Ekspor Pasar Jepang

Hany Akasah • Rabu, 13 April 2022 | 14:00 WIB
PERDAGANGAN: Wabup Aminatun Habibah dan Bea Cukai Gresik saat melepas ekspor produk rotan ke Jepang. (Ist./Radar Gresik)
PERDAGANGAN: Wabup Aminatun Habibah dan Bea Cukai Gresik saat melepas ekspor produk rotan ke Jepang. (Ist./Radar Gresik)
GRESIK - Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Gresik kembali mengantarkan produk UMKM kota santri menembus pasar internasional. Setelah sukses menginisiasi Desa Devisa Wedani Kecamatan Cerme, kali ini sejumlah perajin rotan di Kecamatan Menganti berhasil mengekspor produknya ke Jepang.

Pelepasan ekspor produk rotan ke Jepang dilakukan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah di Selasar Koperasi Kriya Giri Sejahtera, Menganti pada Selasa, (12/04) kemarin.

Kegiatan dihadiri juga  Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Atase Keuangan KBRI Tokyo, Asisten II Sekda Gresik, PT Garuda Indonesia, dan berbagi instansi daerah lainnya.

Kepala Seksi PLI Bea Cukai Gresik, Eko Rudi Hartono, menyampaikan ini merupakan ekspor ke-22 hasil kolaborasi Bea Cukai dengan berbagai instansi daerah. Dalam pelepasan ekspor rotan ke Jepang kali ini, Diskoperindag Gresik bekerja sama dengan maskapai Garuda Indonesia  untuk mendapatkan diskon fasilitas biaya pengangkutan.



Nantinya kerajinan rotan asal Desa Domas ini akan dibeli dan sekaligus juga merupakan barang  sample sebagai gerbang awal pembelian yang lebih besar dari Jepang.

“Rencananya Mei, akan ada perwakilan dari Jepang untuk berkunjung di Koperasi Kriya Giri Sejahtera. Tujuannya adalah untuk melakukan quality control dalam rangka pemenuhan kualitas yang diinginkan pasar Jepang,” jelas Eko Rudi.

Baca juga : Ekspor Rumput Laut Kering Asli Gresik Tembus Pasar Tiongkok

Baca juga : Bupati Lepas Ekspor Perdana Jeruk Nipis ke Malaysia dan Singapura

Sama halnya dengan produk kerajinan rotan, produk frozen food hasil produksi dari UD. Family Food yang dikirim hari ini merupakan produk awal untuk transaksi yang lebih besar di pengiriman berikutnya. Dari 40 ragam frozen food yang diproduksi, pembeli dari Malaysia menaruh minat pada 17 produk.

“Untuk Malaysia ini rencananya nanti di akhir April akan datang dalam rangka negoisasi untuk transaksi yang potensinya senilai 9 Milyar dengan volume barang sebanyak 1 kontainer ukuran 20 feet,” ungkapnya.



Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebutkan, ekspor ini  sejatinya merupakan hasil kerja sama dari berbagai pihak, serta sebuah bentuk motivasi untuk pelaku UMKM yang lain, disamping juga sebagai momentum penting dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi Kabupaten Gresik paska pandemi Covid-19.

“Kabupaten Gresik sudah mengekspor beberapa komoditas UMKM, dan ini tentunya merupakan suatu motivasi tersendiri kepada pelaku UMKM Kabupaten Gresik yang lainnya untuk memberikan kualitas yang terbaik, sehingga hasil dari UMKM mereka nanti bisa di ekspor ke negara lain,” ujar Wabup.

Bu Min mengajak semua elemen untuk bisa memberikan dorongan kepada pelaku UMKM Gresik baik berupa pembinaan maupun permodalan, sehingga akan muncul UMKM-UMKM andalan Gresik yang hasil produksinya berkualitas dan go internasional.

“Kita tidak boleh berpuas diri dengan pencapaian kita saat ini, tetapi kita harus selalu meningkatkan kualitas produksi yang ada di Kabupaten Gresik sehingga bisa mencapai kelas dunia,” pungkasnya. (fir/rof) Editor : Hany Akasah
#UMKM GRESIK #diskoperindag gresik #menganti #gresik #Klinik Ekspor Bea Cukai Gresik #ekspor-impor