RADAR GRESIK - Keceriaan terpancar dari wajah puluhan siswa KB-TK YIMI Gresik saat mereka mengikuti aksi sosial bertajuk "Ramadan Ceria" pada Sabtu (28/2).
Dengan mengenakan seragam kebanggaannya, para siswa ini tidak hanya berbagi kudapan berbuka puasa, tetapi juga diajak merasakan pengalaman unik berboncengan dengan pengemudi ojek online (ojol) menuju lokasi kegiatan.
Titik keberangkatan dimulai dari sekolah KB-TK YIMI Gresik menuju kawasan Alun-alun Gresik. Sebanyak 67 pengemudi ojek online dilibatkan untuk mengantar sekaligus mendampingi para siswa selama proses distribusi bantuan.
Aksi berbagi ini dipusatkan di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik dengan total 360 paket takjil yang dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Kepala KB-TK YIMI Gresik, Kristantin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk melatih kepekaan sosial anak-anak terhadap lingkungan di luar sekolah.
Selain berbagi dengan masyarakat umum, pihak sekolah juga memberikan paket berbuka dan bingkisan khusus kepada puluhan pengemudi ojol yang telah membantu kelancaran acara.
“Anak-anak dilatih untuk berbagi, tidak hanya kepada masyarakat umum tetapi juga bersama abang ojol. Harapan kami, kegiatan ini menjadi ladang berkah bagi siswa, wali siswa, maupun siapa pun yang terlibat,” ungkap Kristantin.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Kegiatan, Saskia Nabillah Awwaliyah, menyebutkan bahwa kolaborasi dengan komunitas ojol ini merupakan hal baru yang memberikan warna berbeda pada agenda rutin sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian besar Ramadan Ceria yang meliputi pondok Ramadan, berbagi zakat, kirab malam 23, hingga salat Tarawih berjamaah.
“Tujuannya adalah menanamkan nilai kebaikan, kepedulian, dan akhlak mulia sejak dini. Tahun ini pertama kalinya kami menggandeng driver online untuk mendampingi siswa berbagi langsung di lapangan,” jelas Saskia.
Antusiasme juga datang dari para wali murid. Ratih Candrawati (39), ibu dari Rara (siswa kelas KB Bintang), mengaku sangat mendukung program ini karena memberikan edukasi nyata bagi anaknya tentang arti berbagi.
Ia berharap kegiatan serupa bisa terus digelar secara rutin setiap tahun di lokasi yang berbeda-beda.
Di sisi lain, kebahagiaan juga dirasakan oleh para driver online. Andri (42), salah satu pengemudi ojol yang sudah empat tahun beroperasi di Gresik, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian pihak sekolah terhadap komunitas mereka.
“Alhamdulillah, sangat senang sekali. Terima kasih kepada KB-TK YIMI yang telah menggandeng komunitas ojol di wilayah Gresik untuk saling berbagi dan peduli dengan kondisi lingkungan sekitar,” kata Andri.
Guna menjaga kelancaran lalu lintas dan menghindari kerumunan yang berlebih, panitia membagi proses pembagian takjil menjadi dua kloter.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pengantaran para siswa kembali pulang dengan pengawalan yang aman dari wali murid. (rir/han)
Editor : Hany Akasah