Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Gresik Minta Distribusi Komputer Sekolah Berbasis Proporsional, Tidak Dipukul Rata

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Beri Masukan ; Komisi IV DPRD Gresik saat hearing bersama Dispendik Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
Beri Masukan ; Komisi IV DPRD Gresik saat hearing bersama Dispendik Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Selain fokus pada perbaikan infrastruktur sekolah, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik kini tengah memprioritaskan pemenuhan sarana teknologi berupa perangkat komputer untuk menunjang proses pembelajaran siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).

Kepala Seksi (Kasi) Sarpras Dispendik Gresik, Muh. Khoirul Anam menjelaskan, keberadaan komputer di laboratorium sekolah sangat vital, tidak hanya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sehari-hari, tetapi juga sebagai perangkat krusial dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Komputer di laboratorium sekolah nantinya digunakan untuk tes akademik TKA, sekaligus menunjang proses pembelajaran para siswa,” ujar Khoirul.

Menurutnya, Dispendik merencanakan setiap laboratorium komputer sekolah akan dilengkapi dengan 32 unit komputer. Fasilitas ini akan diberikan kepada sekolah-sekolah yang telah memiliki sarana laboratorium.

Menanggapi rencana tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik, Muchamad Zaifudin, memberikan catatan penting. Ia meminta agar pemenuhan kebutuhan komputer tidak disamaratakan. Menurutnya, jumlah siswa di setiap sekolah berbeda-beda, sehingga perhitungan kebutuhan perangkat harus dilakukan secara proporsional.

Advertisement

“Karena setiap sekolah jumlah muridnya berbeda-beda. Sekolah dengan sekitar 1.000 siswa tentu kebutuhannya tidak sama dengan sekolah yang jumlah siswanya lebih sedikit,” tegas Zaifudin.

Ia mencontohkan, sekolah dengan jumlah siswa yang besar tentu membutuhkan perangkat komputer lebih banyak. Jika jumlahnya terlalu sedikit, siswa akan terpaksa bergantian menggunakan laboratorium dari pagi hingga sore hari.

Oleh karena itu, ia mendorong Dispendik untuk segera merumuskan standar yang jelas mengenai jumlah komputer ideal berdasarkan jumlah siswa, rombongan belajar (rombel), serta jumlah laboratorium yang tersedia.

“Harus dicari formulanya. Setiap sekolah perlu dihitung berapa laboratorium yang dibutuhkan dan berapa kebutuhan komputernya,” jelasnya.

Untuk mematangkan rencana tersebut, Komisi IV DPRD Gresik akan kembali menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan melibatkan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bidang SMP, hingga para kepala sekolah.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Tindak Lanjuti LHP BPK, Komisi I DPRD Gresik Minta Rekomendasi Diwujudkan dalam Perbaikan Sistem

Tindak Lanjuti LHP BPK, Komisi I DPRD Gresik Minta Rekomendasi Diwujudkan dalam Perbaikan Sistem

RADAR GRESIK – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pelaksanaan APB

Komitmen Kawal Hak Pekerja, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Janji Panggil PT IMS

Komitmen Kawal Hak Pekerja, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Janji Panggil PT IMS

RADAR GRESIK – Ratusan buruh yang tergabung dalam DPC Federasi Serikat Pekerja Perkayuan dan Perhutanan Indonesia (FSP Kahutindo) Kabupaten Gresik menggeruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik

DPRD Gresik Dorong UMKM Duduksampeyan Naik Kelas, Minta Pelaku Usaha Segera Lengkapi Legalitas

DPRD Gresik Dorong UMKM Duduksampeyan Naik Kelas, Minta Pelaku Usaha Segera Lengkapi Legalitas

RADAR GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik bersama jajaran pemerintah kecamatan dan desa menggelar monitoring serta evaluasi strategis mengenai pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UM

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer