Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dipicu Kebocoran Tabung Gas, Kios Kontainer di Pasar Cerme Lor Gresik Ludes Terbakar Dini Hari

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
PEMADAMAN : Petugas Damkar Gresik saat melakukan pemadaman kebakaran sebuah stand kios kontainer di Jalan Raya Barat Pasar Cerme Lor, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik. (Foto : Yudhi/Radar Gresik)
PEMADAMAN : Petugas Damkar Gresik saat melakukan pemadaman kebakaran sebuah stand kios kontainer di Jalan Raya Barat Pasar Cerme Lor, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik. (Foto : Yudhi/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Sebuah stan kios kontainer yang berlokasi di Jalan Raya Barat Pasar Cerme Lor Nomor 137, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, ludes dilalap si jago merah pada Senin (13/7) dini hari. Kebakaran hebat tersebut diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji di dalam kios.

Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, Fathoni, mengungkapkan bahwa pihak pemadam menerima laporan insiden tersebut pada pukul 00.27 WIB. Menanggapi laporan warga, satu tim personel dari Pos Damkarla Menganti langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

"Objek yang terbakar merupakan stan kios kontainer milik Siti Latifah. Personel tiba di lokasi pada pukul 00.48 WIB dan langsung melakukan penanganan," kata Fathoni, Senin (13/7).

Menurut keterangan di lapangan, kronologi kebakaran bermula saat warga sekitar dikejutkan oleh suara ledakan cukup keras dari arah kios. Saat warga mendatangi sumber suara, kobaran api sudah membesar dan melumat bangunan kontainer beserta seluruh barang di dalamnya.

Melihat situasi yang membahayakan, salah seorang warga bernama Zakariya berinisiatif menghubungi nomor darurat Damkarla Gresik. Guna menjinakkan api, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam, satu unit mobil suplai air, serta empat personel terlatih.

Advertisement

"Setibanya di tempat kejadian, petugas terlebih dahulu melakukan size up atau penilaian medan sebelum melancarkan pemadaman. Proses pemadaman intensif yang dilanjutkan dengan pendinginan akhirnya selesai total pada pukul 01.42 WIB," jelas Fathoni.

Ia menambahkan, kecurigaan warga terbukti saat petugas berhasil membuka paksa pintu kontainer pasca-pemadaman. Di dalam kios, petugas menemukan tabung gas dalam kondisi bocor yang diduga menjadi pemantik ledakan awal.

"Setelah dilakukan pemadaman dan lokalisir area, kami menemukan adanya tabung gas yang mengalami kebocoran. Hal ini diduga kuat menjadi penyebab utama ledakan yang memicu kebakaran," tuturnya.

Berkat respons cepat armada pemadam, perambatan api ke area pasar dan bangunan di sekitar kios berhasil dicegah. Pihak Damkarla Gresik juga mengimbau pemilik usaha maupun masyarakat luas untuk lebih rutin memeriksa kelayakan selang, regulator, dan kondisi tabung gas demi mengantisipasi potensi bahaya serupa.

"Akibat kejadian ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp15 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini," pungkas Fathoni.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Aksi Sigap Anggota Satlantas Polres Gresik Selamatkan Ibu dan Bayi yang Melahirkan Darurat di Dalam Mobil

Aksi Sigap Anggota Satlantas Polres Gresik Selamatkan Ibu dan Bayi yang Melahirkan Darurat di Dalam Mobil

RADAR GRESIK – Aksi kemanusiaan ditunjukkan oleh personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik. Petugas dengan sigap melakukan pengawalan darurat terhadap sebuah mobil yang membawa ibu hamil dalam kondisi kritis

DPRD Gresik Minta Distribusi Komputer Sekolah Berbasis Proporsional, Tidak Dipukul Rata

DPRD Gresik Minta Distribusi Komputer Sekolah Berbasis Proporsional, Tidak Dipukul Rata

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Selain fokus pada perbaikan infrastruktur sekolah, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik k

Komitmen Berkelanjutan, Pemkab Gresik Pulangkan dan Fasilitasi Sembilan Anak Pekerja Migran dari Malaysia

Komitmen Berkelanjutan, Pemkab Gresik Pulangkan dan Fasilitasi Sembilan Anak Pekerja Migran dari Malaysia

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan bahwa pemulangan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia bukanlah garis akhir. Melalui pemulangan tahap kedua, Pemkab Gresik berkomitmen mengawal masa depan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer