Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemarau Basah Bawa Berkah, Produksi Padi Gresik Tembus 98 Ribu Ton

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
SINERGI: Babinsa saat turun langsung membantu petani melakukan panen padi di salah satu lahan persawahan di Kabupaten Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
SINERGI: Babinsa saat turun langsung membantu petani melakukan panen padi di salah satu lahan persawahan di Kabupaten Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Gresik mencatat hasil positif seiring masuknya musim panen raya padi di berbagai wilayah. Produksi gabah di tingkat petani dilaporkan melimpah di tengah prediksi ancaman musim kemarau panjang.

Hal ini didukung faktor cuaca yang masih sering diselingi hujan, serta adanya kebijakan ketetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang menjaga nilai jual gabah tetap menguntungkan para petani lokal.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Dispertan Kabupaten Gresik, Choirul Fatikin, memaparkan data hingga periode Juni 2026, total luas tanam padi di Kabupaten Gresik telah menembus angka 4.826,96 hektare.

Sementara itu, untuk akumulasi luas lahan yang telah memasuki masa panen raya sukses mencapai 15.483,71 hektare, dengan total volume produksi gabah kering panen sebesar 98.822,58 ton.

Menurut Choirul, meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya sempat memprediksi musim kemarau panjang bakal melanda sejak Mei 2026, kondisi di lapangan justru berbeda.

Advertisement

Anomali cuaca berupa guyuran hujan yang masih sesekali turun dalam beberapa pekan terakhir justru memberikan dampak yang sangat positif terhadap pemenuhan kebutuhan air fase pertumbuhan tanaman padi, sehingga hasil panen akhir dapat digenjot secara maksimal.

“Selain kuantitas dan kualitas hasil panen yang tergolong baik, para petani saat ini juga sangat diuntungkan karena pemerintah secara resmi telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk komoditas gabah. Kebijakan ini membuat kepastian harga di tingkat bawah jauh lebih terjamin dari permainan tengkulak,” kata Choirul, Selasa (7/7/2026).

Guna mengantisipasi puncak musim kemarau yang diperkirakan bakal berlangsung lebih lama pada sisa tahun ini, Dispertan Kabupaten Gresik mengimbau keras agar para petani mulai disiplin menerapkan pola usaha tani yang sesuai dengan kondisi spesifik karakteristik wilayah masing-masing.

Salah satunya adalah dengan beralih memilih varietas benih padi yang berumur genjah atau berumur pendek.

“Pemerintah daerah melalui penyuluh lapangan terus konsisten melakukan pengawalan ketat terhadap fase pertanaman di lapangan. Kami juga mendorong petani agar aktif dalam kelompok tani (poktan), terbuka terhadap adopsi penerapan teknologi pertanian modern, menumbuhkan regenerasi petani milenial, serta memastikan pasokan ketersediaan pupuk bersubsidi tetap aman terjaga,” urainya.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Gelar Sidang TPP, Rutan Gresik Usulkan Hak Integrasi bagi 21 Warga Binaan

Gelar Sidang TPP, Rutan Gresik Usulkan Hak Integrasi bagi 21 Warga Binaan

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) krusial untuk membahas pengusulan hak integrasi bagi 21 warga binaan. Jalannya sidang berlangsung khidmat di

Tindak Lanjuti LHP BPK, Komisi I DPRD Gresik Minta Rekomendasi Diwujudkan dalam Perbaikan Sistem

Tindak Lanjuti LHP BPK, Komisi I DPRD Gresik Minta Rekomendasi Diwujudkan dalam Perbaikan Sistem

RADAR GRESIK – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pelaksanaan APB

Kawal Kepulangan Pekerja Migran di Pendopo Gresik, Nila Yani Tegaskan Komitmen Perlindungan WNI

Kawal Kepulangan Pekerja Migran di Pendopo Gresik, Nila Yani Tegaskan Komitmen Perlindungan WNI

GRESIK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur X (Gresik-Lamongan), Nila Yani Hardiyanti, menghadiri langsung agenda penyambutan kepulangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer