Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dikira Jualan Mamin, Ternyata Warung di Ujungpangkah juga Jual Miras

Hany Akasah • Senin, 31 Oktober 2022 | 17:06 WIB
DIAMANKAN: Puluhan botol miras diamankan anggota Satpol PP dari warung di Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah. (Ist/Radar Gresik)
DIAMANKAN: Puluhan botol miras diamankan anggota Satpol PP dari warung di Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah. (Ist/Radar Gresik)
GRESIK - Puluhan botol minuman keras berbagai jenis diamankan Satpol PP Gresik di warung yang berada di Desa Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah. Razia berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan warung tersebut.

Warung tersebut dari luar seperti warung pada umumnya. Menjual makanan, minuman, dan rokok. Namun ternyata, juga menjual minuman keras. Pembeli bisa bebas membeli minuman keras berbagai jenis.

Baca Juga : Gunakan Jaring Trawl, Satpolairud Amankan Empat Kapal Nelayan

Petugas Satpol PP bersama Polsek Ujungpangkah, Koramil Ujungpangkah langsung mendatangi warung tersebut. Diketahui, miras masih tersimpan rapi di dalam kardus. Kemudian di bawa ke meja warung dan dihitung satu persatu.

Kepala Satpol PP Gresik Suprapto mengatakan operasi cipta kondisi mengamankan puluhan botol miras berbagai jenis di warung Desa Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah. Meliputi, bir Bintang 14 botol, Guines 25 botol, satu botol bir Singaraja , enam botol Anggur Merah, dan dua jerigen tuak.



"Ada 46 botol miras berbagai jenis dan dua jerigen toak. Penjual miras langsung diberikan surat pemanggilan, untuk tindak lanjut pemeriksaan di Mako Satpol PP Gresik. Barang bukti puluhan botol miras dan jerigen tuak turut dibawa ke Mako Satpol PP Gresik, " ujarnya.

Baca Juga : Papan Promosi Di Bahu Jalan, Satpol PP Gresik Bakal Gelar Penertiban

Suprapto mengungkapkan bahwa operasi cipta kondisi ini dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat.

"Menjaga situasi dan kondisi di kabupaten gresik tetap aman dan kondusif. Tidak ada lagi warung meresahkan, kegiatan operasi dilakukan sesuai Perda No. 19 Th. 2004 tentang larangan peredaran miras dan Perda No. 2 Th. 2022 tentang penyelenggaraan ketentraman masyarakat dan ketertiban umum serta pelindungan masyarakatdi wilayah Kabupaten Gresik," pungkas Suprapto.(yud/han) Editor : Hany Akasah
#Kabupaten Gresik #berita gresik #gresik #satpol pp #Satpol PP Gresik