RADAR GRESIK – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik menggelar Hijrah Preneur Fest 2026 sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kewirausahaan, kemarin.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan menggandeng PC Fatayat NU Gresik, tidak hanya menghadirkan pelatihan entrepreneur, tetapi juga lomba qasidah sebagai bagian dari syiar keagamaan.
Ketua Kadin Gresik, Moch. Choirul Rizal mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor usaha kecil dan menengah (UMKM), khususnya di tengah tantangan ekonomi saat ini.
“Hijrah Preneur Fest ini merupakan upaya kami untuk mendorong masyarakat agar berani bertransformasi secara ekonomi, meningkatkan keterampilan usaha, dan memanfaatkan peluang bisnis yang ada,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Gresik Masruroh menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar selama tiga hari dan menjadi momentum hijrah ke arah yang lebih baik, baik secara ekonomi maupun spiritual.
“Kegiatan ini adalah kunci hijrah kita dari hal-hal yang kurang baik menuju perubahan yang lebih positif. Harapannya, ada motivasi bagi masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Fatayat NU Gresik berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan perempuan, termasuk melalui penguatan UMKM berbasis kader.
“Perempuan tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik,” tegasnya.
Dalam rangkaian kegiatan, Hijrah Preneur Fest 2026 menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pemberdayaan masyarakat, bincang bisnis, hingga pelatihan seperti digital marketing, baking, dan demonstrasi usaha.
Fatayat NU Gresik juga menyampaikan bahwa selama ini program-program pemberdayaan mendapat dukungan penuh dari Kadin Gresik. Ke depan, pada 2026 akan difokuskan pada peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan ekonomi.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap kegiatan ini, diharapkan lahir pelaku usaha baru yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan sosial dalam membangun kesejahteraan masyarakat Gresik.
“Program ini juga memberikan ruang bagi kader perempuan untuk berkembang dan menunjukkan potensi mereka, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” imbuhnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah