RADAR GRESIK - Menjelang kontestasi Pilkada 2024, sejumlah kandidat calon bupati mulai menjalin komunikasi. Seperti yang dilakukan Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif dan Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir.
Keduanya terlihat ngopi bareng disalah satu cafe pada Minggu (12/5) malam.
“Sebatas komunikasi personal saja. Kebetulan, kami sudah lama sekali tidak ngopi bareng,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir.
Ia menjelaskan, pertemuan ini bukan komunikasi antar partai tapi lebih kepersonal. Sebab, dirinya dan dr Asluchul Alif sudah lama saling mengenal.
“Banyak hal yang kita omongkan. Termasuk ngobrol politik,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir.
Ditanya terkait Pilkada, dirinya mengaku sudah mendaftar penjaringan yang dibuka DPC PKB Gresik. Dirinya mengikuti proses yang diamanatkan partai.
“Saya sendiri masih fokus berproses di internal. Saya juga masih perlu meminta masukan dari banyak kyai, tokoh masyarakat, dan pengurus PKB Gresik di semua tingkatan,” terang Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir.
Ia menambahkan, terkait rekomendasi pasangan calon (paslon) yang diusung oleh PKB menjadi kewenangan mutlak dari DPP PKB. Sehingga, tak mungkin melakukan deal-deal politik sendiri.
“Karena semua yang menentukan adalah DPP PKB,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif mengatakan pertemuan tersebut merupakan silaturahmi menyamakan visi dan misi
"Silaturahmi menyamakan visi dan misi," ungkapnya.
Ditanya terkait potensinya untuk gandeng dengan Syahrul Munir, pihaknya mengaku ada kemungkinan.
"Mungkin saja. Karena jodoh tidak ada yang tahu," ujar Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif.
Sekedar diketahui, sejumlah kandidat calon bupati Gresik 2024-2029 mulai banyak bermunculan. Tak terkecuali Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif dan Ketuw Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Alif.
Baner keduanya telah banyak menghiasi jalanan Gresik. Bahkan keduanya juga sudah berkelilih meminta restu para kyai dan tokoh masyarakat. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq