Mengangkat tema "Tantangan Pelayanan Kesehatan Di Jawa Timur", kegiatan rakor di Hotel Mercure ini dimulai pada Selasa hingga Rabu (2-3 Agustus 2022) juga menandai launching Bulan Imunisasi Anak Nasional. Tampak hadir bersama Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr Mukhibatul Khusnah dan Direktur Utama RSUD Ibnu Sina, dr Soni.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, penghargaan yang diterima hari ini dipersembahkan kepada seluruh ekosistem kesehatan di Kabupaten Gresik atas seluruh perjuangannya dalam memastikan masyarakat Kabupaten Gresik mendapatkan kualitas kesehatan yang terbaik, termasuk program imunisasi.
"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan teman-teman nakes (tenaga kesehatan), kader PKK dan pokja imunisasi yang turun hingga ke desa, kepala desa dan seluruh perangkatnya. Tidak lupa kepada para orang tua dan masyarakat yang secara aktif mendorong kesuksesan program imunisasi kepada anak-anak kita," ujar Bupati Yani, Selasa (02/08).
Bupati Yani menaruh harapan kepada Kementerian Kesehatan agar bisa menjalin suatu sinergitas dan kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait afirmasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) nakes. Afirmasi tersebut, merupakan suatu 'penghargaan' terhadap tenaga honorer nakes atas kerja keras dan pengabdian mereka selama ini.
"Kami berharap kepada Kemenkes bisa menjalin sinergitas dengan Kemendagri maupun KemenpanRB untuk mengusahakan afirmasi PPPK bagi Nakes. Nakes honorer banyak yang sudah mengabdikan diri bertahun-tahun, dan mereka juga berjuang sama kerasnya, berjuang mati-matian juga demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik," tegas Bupati Yani.
Baca juga :Pemkab Gresik Raih Penghargaan Pembina K3 Terbaik II dari Pemprov
Sebagai informasi, data yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik menyebutkan, saat ini tercatat komposisi nakes mencapai 732 honorer dan 194 non nakes. Sementara yang berstatus ASN mencapai 1.101 ASN dan 90 PPPK yang tersebar di 32 puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Gresik. (*/han) Editor : Hany Akasah