RADAR GRESIK – Libur Lebaran telah usai, saatnya para santri kembali menimba ilmu di pesantren. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan layanan transportasi gratis bagi para santri yang akan kembali ke pondok.
Sebanyak 218 santri asal Kabupaten Gresik dijadwalkan berangkat menuju pondok pesantren mereka pada Sabtu, (4/4). Program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya meringankan beban biaya perjalanan bagi keluarga santri.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Gresik, Suhartono, menjelaskan bahwa meskipun secara umum tidak ada program arus balik massal untuk seluruh pesantren, pihaknya memberikan pengecualian untuk satu pondok pesantren besar di Jawa Timur berdasarkan permohonan yang masuk.
Baca Juga: Dishub Gresik Tertibkan Truk Parkir Liar di Exit Tol Manyar
"Untuk arus balik sebenarnya tidak ada program secara umum. Namun ada satu pondok yang meminta difasilitasi karena saat penjemputan (mudik) kemarin tidak menggunakan layanan dari Dishub,” ujar Suhartono.
Pesantren yang dimaksud adalah Pondok Pesantren Lirboyo yang berlokasi di Kediri. Dishub Gresik telah menyiapkan armada khusus untuk memastikan para santri sampai ke tujuan dengan aman dan nyaman.
Sama seperti koordinasi sebelumnya, titik keberangkatan akan dipusatkan di satu lokasi agar memudahkan pemantauan dan pengangkutan.
Baca Juga: Sapa Sopir Truk dengan Humanis, Dishub Gresik Bagikan 200 Paket Takjil di TKP Ngawen
Lokasi Keberangkatan berasa di kawasan Masjid Agung Gresik dengan tujuan Ponpes Lirboyo, Kediri. Sementara jumlah armada akan disesuaikan untuk kapasitas 218 santri.
"Insyaallah pemberangkatan dilakukan dari Masjid Agung Gresik. Kami sudah siapkan armada untuk mengangkut sekitar 218 santri tersebut,” pungkas Suhartono.
Layanan ini diharapkan dapat menjamin keamanan mobilitas santri di tengah arus balik lebaran yang masih padat, sekaligus memastikan para pejuang ilmu ini sampai tepat waktu di pesantren. (jar/han)
Editor : Hany Akasah