Ditinggal Ngopi Usai Beri Makan Ternak, Kandang Milik Warga Menganti Gresik Hangus Terbakar

RADAR GRESIK – Kandang ternak milik warga di RT 19 RW 04, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, ludes terbakar pada Selasa (14/7) siang. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp 50 juta.
Perwira piket Damkar Gresik, Mangara, menjelaskan bahwa laporan kebakaran masuk ke Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Menganti pada pukul 13.08 WIB. Merespons laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Baca Juga: Rapat Monev Triwulan II, Komisi III DPRD Gresik Dorong DPUTR Kebut Proyek Jalan dan Waduk
"Lima menit setelah laporan masuk, tepatnya pukul 13.13 WIB, petugas langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 13.36 WIB," ujar Mangara, Rabu (15/7).
Kandang ternak yang hangus terbakar tersebut diketahui merupakan milik Yasin. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Supadi, yang merupakan perangkat Desa Pengalangan.
Mangara menambahkan, berdasarkan keterangan dari pemilik tempat, sebelum kejadian Yasin sempat memberi makan hewan ternaknya. Setelah itu, ia meninggalkan kandang untuk pergi mengopi di warung terdekat.
Baca Juga: Perkokoh Sinergitas, Kapolres Gresik Safari Silaturahmi ke Makodim 0817 dan Koramil Kota
Sekitar 30 menit berselang, ia dikejutkan oleh kabar dari tetangganya yang mengabarkan bahwa kandang miliknya telah berkobar dilalap api.
Kobaran api diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran sampah di area yang lokasinya berdekatan dengan kandang ternak tersebut. Mengetahui kandangnya terbakar, Yasin langsung menghubungi Supadi untuk meminta bantuan.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada salah satu personel Damkar Menganti, Endik, sebelum akhirnya dilaporkan resmi ke petugas piket pos.
Setibanya di lokasi, enam personel Damkar Menganti langsung berjibaku menjinakkan si jago merah guna mencegah perambatan api ke permukiman sekitar.
"Proses pemadaman serta pembasahan secara total berhasil diselesaikan petugas sekitar pukul 14.52 WIB," jelas Mangara. Setelah api padam, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh (size up) untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.



