Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sapa Sopir Truk dengan Humanis, Dishub Gresik Bagikan 200 Paket Takjil di TKP Ngawen

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯

Humanis : Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah Kota Dishub Gresik, Muhammad Mansyur Arif saat membagikan takjil kepada sopir truk
Humanis : Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah Kota Dishub Gresik, Muhammad Mansyur Arif saat membagikan takjil kepada sopir truk


Advertisement

RADAR GRESIK – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik menunjukkan sisi humanisnya dengan menggelar aksi sosial bagi-bagi takjil.

Sebanyak 200 paket takjil dibagikan kepada para sopir truk yang tengah beristirahat di Tempat Khusus Parkir (TKP) Ngawen, Kecamatan Sidayu, Gresik. Meski sempat diguyur hujan, kegiatan tersebut tetap berjalan khidmat dan disambut antusias oleh para pengemudi.

Kepala Dishub Kabupaten Gresik, Khusaini, menyampaikan bahwa pembagian takjil ini merupakan bentuk pendekatan personal antara petugas lapangan dengan para sopir truk.

Advertisement

Menurutnya, interaksi di jalan raya sering kali diwarnai ketegangan, terutama saat petugas melakukan penertiban parkir liar di titik-titik rawan seperti exit Tol Manyar.

“Di bulan Ramadan tahun 2026 ini kami membagikan 200 takjil kepada para sopir truk. Ini bentuk kepedulian kami karena petugas di lapangan sering berinteraksi langsung, bahkan kadang beradu argumen ketika menertibkan kendaraan yang berhenti tidak pada tempatnya. Melalui kegiatan ini kami ingin membangun hubungan yang lebih baik dan humanis,” kata Khusaini.

Senada dengan hal tersebut, Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah Kota Dishub Gresik, Muhammad Mansyur Arif, menjelaskan bahwa pembagian takjil dilakukan di sela-sela tugas rutin mengatur parkir di TKP Ngawen. Baginya, momen ini menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa saling menghargai antarsesama pekerja lapangan.

Advertisement

“Di sela-sela tugas mengatur parkir, petugas menyempatkan membagikan takjil kepada sopir. Tujuannya agar lebih dekat dan menumbuhkan rasa saling menghargai. Kami sama-sama bertugas di lapangan,” ucap Arif, Jumat (6/3).

Melalui kegiatan ini, Dishub Gresik berharap tercipta harmonisasi yang lebih baik sehingga para sopir truk secara sadar bersedia memanfaatkan fasilitas TKP Ngawen sebagai tempat beristirahat yang aman.

Hal ini sangat penting untuk mencegah truk-truk besar berhenti di bahu jalan yang sering kali menjadi pemicu kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Kami berupaya agar para sopir truk nyaman beristirahat di TKP Ngawen ini, sehingga tidak parkir di bahu jalan yang bisa mengganggu pengguna jalan lainnya,” imbuh Arif.

Di akhir kegiatan, pihak Dishub juga memberikan imbauan agar para sopir tetap mematuhi aturan jam operasional, terutama pada jam larangan melintas saat pagi dan sore hari.

“Kami berharap ada kesadaran dari para sopir untuk berhenti sejenak di TKP Ngawen saat jam-jam ramai, sehingga lalu lintas tetap lancar,” tutupnya. (jar/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Wadahi Bakat dan Asah Keterampilan Event Organizer Murid, SMP SIG Gelar Expression Stage

Wadahi Bakat dan Asah Keterampilan Event Organizer Murid, SMP SIG Gelar Expression Stage

RADAR GRESIK – SMP Semen Indonesia (SMP SIG) terus berkomitmen menghadirkan iklim pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para peserta didik melalui rupa-rupa program unggulan.

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Wabup Asluchul Alif Cek Rumah Pompa dan Saluran Air Perkotaan

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Wabup Asluchul Alif Cek Rumah Pompa dan Saluran Air Perkotaan

RADAR GRESIK – Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, bersama jajaran Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Kabupaten Gresik turun langsung meninjau sejumlah lokasi rumah pompa serta saluran air

Buka Workshop SPEED, Wakil Ketua DPRD Gresik Tegaskan Pengelolaan Limbah B3 Harus Transparan

Buka Workshop SPEED, Wakil Ketua DPRD Gresik Tegaskan Pengelolaan Limbah B3 Harus Transparan

RADAR GRESIK – Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kabupaten Gresik harus menjadi perhatian serius seluruh pelaku usaha, terutama di sektor industri. Pasalnya, limbah B3 yang tidak dikelola sesuai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer