Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rutan Kelas IIB Gresik Bekali Warga Binaan Keterampilan Pembuatan Jepit Rambut dan Dompet Koin

Y
KETERAMPILAN : Sejumlah warga binaan dengan keterampilan membuat jepit rambut dan dompet koin melalui pelatihan yang digelar di Aula Rutan kelas IIB Gresik. (Foto : Yudhi/Radar Gresik)
KETERAMPILAN : Sejumlah warga binaan dengan keterampilan membuat jepit rambut dan dompet koin melalui pelatihan yang digelar di Aula Rutan kelas IIB Gresik. (Foto : Yudhi/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, terus berkomitmen menelurkan program aplikatif bagi warga binaan.

Kali ini, mereka membekali warga binaan dengan keterampilan manufaktur skala mikro berupa pembuatan jepit rambut dan dompet koin yang digelar di Aula Rutan Gresik.

Agenda produktif ini merupakan hasil sinergi taktis antara Rutan Kelas IIB Gresik dengan PT Arta Jayendra Perkasa. Kolaborasi tersebut menjadi bagian integral dari program akselerasi pembinaan kemandirian.

Selama pelatihan, para warga binaan mendapatkan pendampingan intensif mulai dari pengenalan bahan baku baku, teknik perakitan detail, hingga manajemen produksi agar menghasilkan barang bernilai jual tinggi.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa orientasi utama dari pelatihan kejuruan ini adalah membekali warga binaan dengan keahlian praktis yang dapat diimplementasikan untuk bekerja maupun membuka lapangan usaha mandiri pasca-bebas nanti.

Advertisement

"Pembinaan di dalam Rutan tidak hanya bertumpu pada aspek kepribadian saja, melainkan wajib diimbangi dengan peningkatan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Harapannya, ketika masa tahanan selesai, mereka dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi secara positif," ujar Dhimas, Selasa (14/7).

Dhimas mengimbuhkan, skema kolaborasi kemitraan dengan pihak swasta dan stakeholder terkait akan terus diperluas kedepannya.

Hal ini bertujuan agar variasi jenis keterampilan kerja yang disalurkan kepada warga binaan semakin kaya dan kompetitif, sekaligus sebagai bekal menyukseskan program reintegrasi sosial.

Sebagai bentuk pemantik semangat dan apresiasi atas produktivitas para peserta, di akhir sesi kegiatan Dhimas yang didampingi oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Anggi Fauzi, menyerahkan premi hasil kerja secara langsung kepada warga binaan atas karya yang berhasil diselesaikan.

Melalui rentetan program pembinaan kemandirian yang terstruktur dan berkelanjutan ini, Rutan Kelas IIB Gresik berharap besar seluruh warga binaan memiliki modal keahlian yang cukup untuk mendongkrak taraf ekonomi keluarga, sekaligus efektif menekan angka risiko residivisme (mengulangi tindak pidana) di wilayah hukum Kabupaten Gresik. (yud/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Jaga Kesehatan dan Kenyamanan, Petugas Rutan Kelas IIB Gresik Kompak Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Jaga Kesehatan dan Kenyamanan, Petugas Rutan Kelas IIB Gresik Kompak Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, rutin menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan rutan di setiap akhir pekan. Agenda berkal

Gelar Sidang TPP, Rutan Gresik Usulkan Hak Integrasi bagi 21 Warga Binaan

Gelar Sidang TPP, Rutan Gresik Usulkan Hak Integrasi bagi 21 Warga Binaan

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) krusial untuk membahas pengusulan hak integrasi bagi 21 warga binaan. Jalannya sidang berlangsung khidmat di

Cegah Gangguan Kamtib, Petugas Rutan Gresik Gelar Razia Mendadak di Blok Hunian

Cegah Gangguan Kamtib, Petugas Rutan Gresik Gelar Razia Mendadak di Blok Hunian

GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus memperketat sistem pengawasan internal. Sebagai langkah deteksi dini guna mengantisipasi sekaligus mencegah timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer