RADAR GRESIK – Ratusan warga Pantura, khususnya masyarakat Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik, menggelar aksi damai menuntut penghentian operasional dump truk bermuatan batu urukan yang melintas di desa mereka menuju PT Orela Shipyard di Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.
Aksi ini dilakukan akibat kerusakan parah pada jalan desa yang membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak yang sedang bersekolah.
Koordinator Aksi Unjuk Rasa, Jayanto, menjelaskan warga Desa Dalegan merasa terganggu dan tidak nyaman dengan adanya dump truck yang membawa batu urukan untuk keperluan pembangunan Dock PT Orela Shipyard.
“Setiap hari, terutama saat jam sekolah, kami khawatir dengan keselamatan anak-anak kami yang harus melintas di jalan yang dilalui dump truck sarat muatan. Bahkan, saat waktu Maghrib, jamaah di masjid pun terganggu dengan suara dan banyaknya dump truck yang lewat,” ujar Jay dalam orasinya, Senin (10/2).
Kerusakan jalan menjadi masalah serius bagi warga. Jalan berlubang yang sebelumnya sudah ditambal dengan dana swadaya masyarakat kini rusak parah akibat dilalui konvoi dump truck yang berat. Warga merasa dirugikan karena kondisi jalan semakin buruk dan membahayakan.
Salah satu warga, Mohammad Aqib, yang juga ikut berdemo menambahkan, pawai dump truk ini sudah sangat mengganggu.
“Mereka tidak taat pada jam operasional, dan yang paling penting, keselamatan anak-anak kami terancam karena banyak yang melintas saat jam sekolah. Jalan yang sudah ditambal dengan dana swadaya masyarakat sekarang rusak parah," jelas Aqib.
Aqib menegaskan dump truk seharusnya melewati jalur Ujungpangkah, karena lokasi docking PT Orela Shipyard terletak di Jalan Raya Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah. "Kami meminta agar dump truk Orela tidak lagi lewat di Dalegan, Panceng," tambahnya dengan tegas.
PT Orela Shipyard adalah perusahaan galangan kapal yang menyediakan solusi untuk industri transportasi laut di Indonesia, dengan layanan pembangunan kapal baru dan perbaikan kapal.
Didirikan pada tahun 2011, PT Orela Shipyard yang berlokasi di Desa Ngemboh, Ujungpangkah, Gresik, berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan, kualitas, dan kebutuhan pelanggan.
Perusahaan ini merancang, membangun, dan melakukan perbaikan berbagai jenis kapal, termasuk kapal angkut barang, kapal kenavigasian, Anchor Handling Tugboats (AHTS), Offshore Support Vessel (OSV), kapal penumpang, tanker, dan tongkang. PT Orela Shipyard juga memiliki tenaga ahli yang berpengalaman dalam modernisasi kapal kompleks.(yud/han)
Editor : Hany Akasah