Dari informasi yang dihimpun banjir terjadi dikarenakan tingginya curah hujan yang menyebabkan debit air di waduk di Desa Wotan, Kecamatan Panceng mengalami peningkatan debit air secara drastis, sehingga sekitar pukul 00.30 WIB tanggul Waduk Wotan jebol sepanjang 40 meter, Rabu (6/7).
Jebolnya tanggul Waduk Wotan menyebabkan air meluber dan menggenangi Jalan Poros Desa, Jalan Desa, Rumah Warga dan Persawahan di wilayah Desa Wotan dan Desa Petung, Kecamatan Panceng, serta Desa Sukorejo dan Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu.
Kepala Dinas BPBD Kabupaten Gresik Darmawan mengatakan upaya yang dilakukan oleh BPBD Gresik mendatangi lokasi dan melakukan pengkajian serta melakukan pendataan dampak banjir.
Dari data BPBD Gresik daerah yang terdampak banjir akibat jebolnya Waduk Wotan di Kecamatan Panceng yaitu Desa Petung meliputi 166 Rumah tergenang, tiga musala tergenang, jalan lingkungan sepanjang 1150 M dengan kedalaman 20 – 50 cm, jalan poros desa (JPD) sepanjang 1.000 M dengan kedalaman 20 – 40 cm, 300 Ha sawah terendam dan 0,2 Ha tambak terendam. Di Desa Wotan meliputi 10 Ha persawahan terendam dan dinding waduk jebol sepanjang 40 meter.
Sementara di Kecamatan Sidayu yang terdampak di Desa Sukorejo mengakibatkan 214 rumah terendam setinggi 30 cm, Jalan Poros Desa (JPD) terendam 10 - 30 cm sepanjang 1.200 meter, Jalan lingkungan terendam 30 - 60 cm sepanjang 600 meter, Persawahan terendam 73 ha dan Jalan Poros Desa (JPD) Sukorejo - Gedangan mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 200 meter dan di Desa Gedangan mengakibatkan 97 Rumah Warga terendam setinggi 30 cm, Jalan lingkungan terendam sepanjang 300 meter setinggi 10 – 30 cm dan 13 Ha persawahan terendam.
Baca Juga : Banjir Rob Meluas, Dua Desa di Kecamatan Gresik Terendam
Sementara di Desa Delegan, Kecamatan Panceng banjir terjadi dikarenakan intensitas Hujan tinggi di wilayah Panceng dan sekitarnya menyebabkan air dari dataran tinggi (Hutan) meluber dan menggenangi tempat yang berada di dataran rendah. Sekitar Pukul 04.00 WIB, Air mulai menggenangi Jalan Raya, Jalan Poros Desa, Jalan Lingkungan, Persawahan dan Rumah warga Desa Dalegan, Kecamatan Panceng Sekitar Pukul 11.00 WIB, seluruh genangan di Jalan Lingkungan dan Jalan Raya surut.
Dampaknya Jalan lingkungan tergenang sepanjang 100 meter, Jalan Raya tergenang sepanjang 50 meter, 14 Ha Persawahan terendam dan 6 Ha Tambak terendam.
" Pihak kami melakaukan koordinasi dengan Muspika Kecamatan Panceng dan Kecamatan Sidayu dan koordinasi dengan Pemerintah Desa yang terdampak banjir serta menyiagakan personel dan perahu di lokasi banjir, " ujarnya, Rabu(6/7).
Pihaknya juga mempersiapkan karung dengan diisi pasir untuk penahan jebolnya tanggul daan menyiapkan tenda untuk dapur umum di lokasi banjir.
" Pihak BPBD dibantu warga dan muspika melakukan penutupan tanggul yang jebol dengan karung dan Banjir Kecamatan Sidayu mulai surut tinggal Desa petung, Kecamatan Panceng yang masih tergenang, " pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah