Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

UPT SDN 16 Gresik Meriahkan Hari Pahlawan dengan Drama Kolosal, Diwarnai Pidato Bung Tomo dan Perobekan Bendera di Hotel Yamato

Riri Masfardian • Kamis, 14 November 2024 | 18:39 WIB

 

Semarak : UPT SDN 16 Gresik menggelar drama kolosal pertempuran 10 November Surabaya.
Semarak : UPT SDN 16 Gresik menggelar drama kolosal pertempuran 10 November Surabaya.

RADAR GRESIK - UPT SDN 16 Gresik menggelar peringatan Hari Pahlawan dengan cara yang unik dan meriah di halaman sekolah, kamis (14/11). Melalui sebuah drama kolosal yang melibatkan seluruh siswa, guru, komite sekolah, sekolah di Desa Dahanrejo ini berhasil menyajikan sajian edukatif dan inspiratif.

Acara yang belum pernah diadakan sebelumnya ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda. Dengan memerankan tokoh-tokoh penting seperti Bung Tomo, para pejuang, dan tentara sekutu, siswa diajak untuk memahami perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Drama kolosal ini melibatkan sebanyak 80 pemain utama dan 375 orang lainnya sebagai pendukung. Proses persiapan dilakukan selama dua minggu, dengan latihan rutin yang intensif selama seminggu terakhir. Tantangan terbesar adalah membimbing siswa untuk dapat menjiwai peran masing-masing, mulai dari Bung Tomo yang kharismatik hingga para pejuang yang gigih. Tak hanya itu, mereka juga dilengkapi kostum pejuang dilengkapi dengan senjatanya.

Salah satu adegan yang paling menarik perhatian adalah peragaan perobekan bendera di Hotel Yamato. Dengan replica gedung hotel yang dibuat semirip mungkin, penonton seakan-akan diajak kembali ke masa perjuangan. Selain itu, puisi tentang Kartini yang dibawakan oleh Khansa Naura Aqila dan orasi Bung Tomo yang dibacakan oleh Muhammad Sahal Irzaki juga menjadi sorotan.

Yenny Purwati, guru wali kelas 1B sekaligus ketua pelaksana kegiatan, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya acara ini. Menurutnya kegiatan ini sangat inspiratif dan baru pertama kali digelar di UPT SDN 16 Gresik.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa dalam memperingati Hari Pahlawan. Sebelumnya kami hanya m enggelar upacara dengan kostum pahlawan, namun dengan drama kolosal ini, diharapkan mereka dapat lebih menghargai jasa para pahlawan,” ujarnya.

Warga sekolah dan masyarakat sekitar pun menyambut antusias pertunjukan ini. Lagu-lagu perjuangan seperti "Surabaya" dan "Gugur Bunga" yang dinyanyikan bersama semakin menambah semarak suasana.

Sementara itu, Kepala UPT SDN 16 Gresik Naniek Mariawatie merasa sangat bangga melihat antusiasme siswa-siswi dalam memerankan tokoh-tokoh pahlawan. Menurutnya drama kolosal ini bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa.

"Melalui drama kolosal ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan menarik. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi tradisi di sekolah dan menginspirasi generasi mendatang untuk terus belajar dari sejarah bangsa. Semoga semangat juang mereka dapat terus hidup di generasi muda," pungkasnya.

SDN 16 Gresik telah menunjukkan bahwa peringatan Hari Pahlawan tidak hanya sebatas upacara bendera. Melalui kegiatan kreatif seperti drama kolosal dan musikalisasi puisi, sekolah ini berhasil menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan efektif. (rir/han)

 

Editor : Hany Akasah
#bung tomo #UPT SDN 16 #gresik #kebomas #kartini #hari pahlawan #hotel yamato #Dahanrejo