RADAR GRESIK - RENDAHNYA serapan tenaga kerja lokal di perusahaan menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) yang terus diperhatikan Muhammad Syahrul Munir.
Melalui Pokok-pokok pikiran DPRD, ia membantu merumuskan anggaran dan kebijakan untuk Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) terampil.
"Kami berharap dengan melimpahnya SDM terampil bisa meningkatkan serapan tenaga kerja lokal. Sebab selama ini perusahaan masih banyak mengambil tenaga kerja dari daerah lain," ujar Syahrul Munir.
Pihaknya akan menggelar program pelatihan secara rutin. Meskipun tidak bisa masif karena terbatasnya anggaran yang ia miliki sebagai anggota DPRD.
"Kami akan berupaya agar pemerintah segera membuat role model program ketenagakerjaan untuk merealisasikan perda perlindungan tenaga kerja lokal," kata Syahrul Munir.
Misalnya, dengan melibatkan organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat hingga pondok pesantren. Jika pelatihan ketrampilan dilakukan bersama-sama dan masif pihaknya yakin angka pengangguran di Gresik bisa dikurangi.
Setelah nanti SDM terampil melimpah, pihaknya akan berupaya memfasilitasi pemerintah desa agar bisa menyalurkan SDM tersebut ke perusahaan. "Memang tidak bisa instan. Namun harus dimulai agar masyarakat Gresik tidak jadi penonton di daerahnya sendiri," terang Syahrul Munir. (rof)
Editor : Hany Akasah