Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Doktor FE Unigres Ini Ajarkan Warga Semampir Dalam Strategi Penguatan UMKM Demi Menuju Desa Mandiri

Hany Akasah • Selasa, 25 Juli 2023 | 03:39 WIB

 

DESA MANDIRI: Dr Rusdiyanto, SE,. M. Ak,. CH,. CHt langsung turun ke masyarakat dengan memberikan pendampingan ke masyarakat di Desa Semampir Kecamatan Cerme
DESA MANDIRI: Dr Rusdiyanto, SE,. M. Ak,. CH,. CHt langsung turun ke masyarakat dengan memberikan pendampingan ke masyarakat di Desa Semampir Kecamatan Cerme

GRESIK-Dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) pembangunan  desa berkelanjutan, Dr Rusdiyanto, SE,. M. Ak,. CH,. CHt langsung turun ke masyarakat dengan memberikan pendampingan ke masyarakat di Desa Semampir Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Doktor Fakultas Ekonomi Universitas Gresik (Unigres) tersebut memberikan workshop Strategi Penguatan UMKM di Desa Semampir Menuju Desa Mandiri.

Dr Rusdiyanto, SE,. M. Ak,. CH mengatakan, Sustainable Development Goals  Desa merupakan role  pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam program prioritas  penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

 

 “Desa disebut mandiri jika mampu mendayagunakan dan mengoptimalkan potensi sumber daya ekonomi, sosial dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Alumni Doktoral Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga.

 

Maka dari itu, desa harus mampu menemukan pola pengembangan pedesaan terutama jika fokus dalam UMKM. Bisa dengan berbasis konsep terintegrasi dari produksi, pengelolahan produk, proses pemasaran, layanan dan dukungan lainnya.

 

Dr Rusdiyanto, SE,. M. Ak,. CH,. CHt
Dr Rusdiyanto, SE,. M. Ak,. CH,. CHt

Menurut Pria asli  Madura, Desa harus memiliki bahan dasar jika ingin menuju Desa Mandiri. Yakni, punya potensi Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, Potensi sarana dan prasarana, punya spesifikasi produk yang menonjol pada desa terserbut, kesadaran dan dukungan warga, pemberdayaan perempuan, tokoh penggerak dalam kegiatan sosial yang memiliki pengaruh besar hingga kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup.

 “Kalau kata bupati Gresik harus kolaborasi untuk menuju Desa Mandiri,” kata Rusdiyanto.

Ia pun memaparkan beberapa tantangan jika masyarakat ingin menuju Desa Mandiri. Di antaranya, kurangnya kesesuaian antara dana yang tersedia yang dapat diakses oleh UMKM, tidak adanya pendekatan yang sistematis dalam pendanaan UMKM, Biaya transaksi yang tinggi, yang disebabkan oleh prosedur kredit yang  cukup  rumit sehingga menyita banyak waktu sementara jumlah kredit   yang dikucurkan kecil. Kurangnya akses ke sumber dana yang formal, baik disebabkan oleh ketiadaan bank di pelosok maupun tidak tersedianya informasi yang memadai.

 

Bunga kredit untuk investasi maupun modal kerja yang cukup tinggi. Banyak UMKM yang belum dpt mengakses produk perbankan, baik disebabkan  belum adanya manajemen keuangan yang transparan maupun kurangnya  kemampuan manajerial dan finansial. ”Semua tantangan itu pastinya bisa dilalui. Syaratnya,  warga harus memiliki tekat kuat dan keinginan menciptakan lapangan kerja secara mandiri serta mewujudkan kesejahteraan warga,” kata Rusdiyanto. (han)

Editor : Hany Akasah
#Doktor #Dana Desa #Desa #unigres #SDGs #Dr Rusdiyanto #mandiri #sustainable development goals