Kebetulan majikannya memiliki usaha klinik herbal dan bekam. Dirinya belajar banyak selama bekerja sebagai pembantu. “Saya mencari pekerjaan lain. Bahkan pernah menawarkan jasa bekam keliling,” ungkapnya.
Dengan tekad yang kuat Nurul melanjutkan kuliah dengan masih bekerja sampingan. "Saya juga giat mengikuti organisasi di kampus maupun luar kampus, mencoba mencari ilmu darimana saja, " terang gadis yang kini menempuh pendidikan S2.
Kini di usianya yang ke-25 tahun, selain bekerja sebagai Adminstrasi Finance and Accounting Di PT kelola Mina Laut, Nurul sudah memiliki tempat praktek bekam di rumah. Berbekal fasilitas dan sarana yang masih sederhana, Nurul berencana mengembangkan usahanya di bidang kesehatan dan pengobatan tradisional. Baginya semua usahanya dari bawah hingga sekarang tak lepas dari didikan orang tuanya. (rir/rof) Editor : Hany Akasah