RADAR GRESIK – Momentum bulan suci Muharram 1448 Hijriah menjadi sarana menebar kepedulian antarsesama. Melalui Yayasan Rumah Umat Peduli Sesama (RUPS) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, puluhan anak yatim menerima santunan dalam acara bertajuk "Muharram Berbagi" yang digelar di Rumah Yatim Al Firman, Perum Pongangan Indah, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Ahad (12/7).
Rangkaian kegiatan mulia tersebut diawali sejak pagi hari dengan khotmil Al-Qur'an, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sepanjang acara yang dihadiri oleh para donatur, tokoh masyarakat, pengurus yayasan, serta jajaran pimpinan MUI Kabupaten Gresik.
Baca Juga: MUI Gresik Genjot Kemampuan Pengurus Susun Rekomendasi Kebijakan Berbasis Data
Ketua Yayasan RUPS MUI Kabupaten Gresik, H. Rasyid Rasminto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini. Menurutnya, kedermawanan para donatur merupakan amal kebajikan yang akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.
"Kami mewakili RUPS MUI Gresik menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh donatur. Semoga kedermawanan Bapak dan Ibu dibalas Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda," ujar H. Rasyid.
Ia juga membakar semangat anak-anak yatim agar tetap percaya diri dan optimistis dalam menatap masa depan. "Anak-anakku, jangan pernah merasa kecil hati. Semoga kalian semua diberikan kesuksesan oleh Allah SWT," pesannya.
Baca Juga: Terpikat Keramahan Muslim Indonesia, Pemuda Asal China Resmi Peluk Islam di MUI Gresik
Lebih lanjut, H. Rasyid menjelaskan bahwa RUPS MUI Gresik berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program sosial kemasyarakatan. Selain santunan berkala, yayasan juga rutin menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak, serta kajian fikih wanita setiap hari Jumat.
"RUPS MUI Gresik juga telah resmi menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), sehingga memiliki kewenangan untuk menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan," terangnya.
Apresiasi senada disampaikan oleh Kepala Desa Pongangan, Aang Chunaifi, ST. Ia mengaku bersyukur atas kepedulian RUPS MUI Gresik yang hadir di tengah masyarakatnya tepat pada bulan Muharram, yang dikenal luas sebagai bulan untuk memuliakan anak yatim.
Baca Juga: Jadi Ujung Tombak Dakwah, MUI Gresik Siapkan Kader Penggerak di Tingkat Desa
"Bulan Muharram sering juga disebut sebagai bulan anak yatim. Atas nama Pemerintah Desa Pongangan, kami menyampaikan terima kasih. Jazakumullah ahsanal jaza'. Semoga menjadi amal baik, dilapangkan rezekinya, dan kita semua dijauhkan dari bala bencana," tutur Aang.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, Prof. Dr. H. Abdul Chalik, M.Ag., memberikan orasi motivasi yang menyentuh hati. Ia mengingatkan bahwa status sebagai anak yatim merupakan ketetapan Allah SWT (qadarullah) yang tidak boleh menjadi alasan untuk patah semangat.
"Menjadi yatim bukanlah permintaan, menjadi yatim adalah qadarullah. Menjadi yatim bukan berarti putus masa depannya," tegas Prof. Chalik seraya menyitir hadis Rasulullah SAW tentang kedekatan orang yang menanggung anak yatim bersama beliau di surga sedekat jari telunjuk dan jari tengah.
Baca Juga: Matangkan Strategi Program 2026, MUI Gresik Gelar Work Session Penguatan Kolaborasi Antar-Komisi
Guru Besar ini kemudian membagikan kisah inspiratif perjalanan hidupnya yang sudah menjadi anak yatim sejak usia 10 tahun. Keterbatasan ekonomi dan ketiadaan sosok ayah terbukti bukan penghalang untuk meraih pendidikan tinggi berkat ketekunan dan uluran tangan orang-orang baik.
"Meskipun saya yatim, asa dan cita-cita tidak boleh terputus. Melalui banyak tangan orang baik, alhamdulillah saya bisa sampai menjadi guru besar. Maka anak-anakku harus optimistis untuk meraih masa depan," pungkasnya.
Agenda ini turut dihadiri oleh wakif Rumah Yatim Al Firman, H. Mashudi dan Hj. Ida Lailatussa'diyah. Hadir pula Dewan Pengawas RUPS MUI Gresik Drs. Nur Fakih, serta jajaran pengurus yayasan di antaranya H. Muhammad Salim, M.Pd., H. Khumaidi, S.Ag., Habibur Rohman, M.Pd., dan Ahmad Aminuddin, M.A. (nov/han)
Editor : Hany Akasah