Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

BPJS Kesehatan Gresik Hadirkan Prolanis Muda, Langkah Proaktif Cegah Komplikasi di Usia Produktif

Fajar Yuliyanto • Jumat, 15 Mei 2026 | 09:08 WIB
Inivasi : Suasana pelayanan peserta BPJS Kesehatan Gresik. (Fajar/Radar Gresik)
Inivasi : Suasana pelayanan peserta BPJS Kesehatan Gresik. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Tren penderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus kini tidak lagi didominasi oleh kelompok lansia. Pola hidup yang kurang sehat memicu pergeseran risiko ke generasi muda.

Menanggapi fenomena tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Gresik menggencarkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang kini menyasar peserta di bawah usia 45 tahun atau disebut Prolanis Muda.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menjelaskan bahwa program ini merupakan pendekatan proaktif yang terintegrasi bagi penyandang Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2 dan Hipertensi (HT). Melalui program ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga pemeliharaan kesehatan yang komprehensif.

Baca Juga: Kawal Program MBG di Gresik, DPRD Lakukan Monitoring untuk Tekan Stunting dan Tingkatkan Kualitas SDM

“Aktivitas dalam program ini mencakup konsultasi kesehatan, pelayanan obat rutin setiap bulan, pemeriksaan penunjang seperti hemoglobin dan gula darah, hingga edukasi dan senam prolanis,” ujar Janoe.

Prolanis Muda secara khusus dikembangkan untuk pasien di bawah 45 tahun yang masih aktif bekerja. Tujuannya adalah agar kondisi kesehatan mereka tetap terkendali dan tidak memburuk.

“Jika tidak dikontrol sejak dini, risiko jangka panjangnya sangat serius. Bisa memicu komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal,” tambah Janoe.

Baca Juga: Beri Kesempatan Putra Daerah, Gresik United Buka Seleksi Pemain Lokal untuk Persiapan Liga 3

Untuk bergabung, peserta cukup melakukan skrining riwayat kesehatan. Jika hasil skrining menunjukkan kategori berisiko, peserta akan dirujuk untuk pemeriksaan klinis lebih lanjut. Apabila terdiagnosa DM atau HT, peserta akan langsung diikutkan dalam seluruh rangkaian aktivitas Prolanis.

Kepala Puskesmas Metatu, dr. Rosari Asna Yunani, membenarkan bahwa faktor gaya hidup menjadi pemicu utama munculnya penyakit kronis di usia muda. Kebiasaan begadang hingga konsumsi makanan tidak bergizi meningkatkan risiko penyakit berat di masa depan.

“Generasi muda saat ini banyak yang tidur larut malam dan konsumsi makanan yang tidak sehat. Dampaknya, risiko gagal ginjal dan jantung koroner semakin besar,” ungkap dr. Rosari.

Baca Juga: IIDI Gresik Gandeng BNN Jatim, Perkuat Peran Istri sebagai Benteng Keluarga dari Bahaya Narkoba

Ia mengimbau generasi muda di Gresik untuk aktif melakukan pencegahan tanpa harus menunggu gejala parah muncul. Skrining kesehatan kini sangat mudah dilakukan melalui aplikasi mobile JKN, chat WhatsApp PANDAWA (0811 8 165 165), serta Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdekat. 

Dengan adanya Prolanis Muda, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat usia produktif di Kabupaten Gresik dapat meningkat sehingga tetap sehat dan produktif dalam jangka panjang. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #BPJS Kesehatan #Pemuda #risiko #Pola Hidup Sehat