RADAR GRESIK – Teka-teki penemuan jasad bayi laki-laki di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik, mulai menemui titik terang.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik mengungkap hasil autopsi terbaru yang mengarah kuat pada dugaan tindak pidana pembunuhan.
Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menjelaskan bahwa pemeriksaan forensik menemukan sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuh korban. Luka-luka tersebut mengindikasikan adanya kekerasan fisik sebelum bayi malang itu dibuang.
Baca Juga: Ditemukan di Lahan Kosong, Jasad Bayi Laki-laki di Driyorejo Meninggal Kurang dari 24 Jam
Berdasarkan hasil autopsi, bayi tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 18 jam sebelum prosedur pemeriksaan dilakukan. Polisi menemukan bukti kekerasan yang cukup fatal pada bagian vital korban.
“Dari hasil autopsi terdapat luka di bagian kepala, tangan, kaki, mulut, dan hidung. Penyebab kematian diduga akibat benturan benda tumpul di bagian kepala, yang diperkuat dengan temuan pendarahan di bagian belakang kepala korban,” ujar AKP Arya Widjaya, Senin (30/3).
Tak hanya itu, petugas juga menemukan adanya pembengkakan pada bagian hidung dan mulut. "Diduga kasus ini bukan sekadar pembuangan bayi, namun ada dugaan kuat ke arah pembunuhan," tegasnya.
Baca Juga: Geger Penemuan Jasad Bayi dalam Kantong Plastik di Driyorejo Gresik, Polisi Buru Pelaku Pembuangan
Fakta memilukan lainnya terungkap dari hasil visum. Bayi laki-laki tersebut diperkirakan telah berusia sekitar dua minggu saat nyawanya dihabisi. Hal ini menepis dugaan bahwa bayi tersebut langsung dibuang sesaat setelah lahir.
“Pada saat ditemukan, tali pusar sudah tidak ada. Kondisi ini menunjukkan bahwa bayi tersebut kemungkinan besar sempat dirawat oleh orang tuanya sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia,” tambah Arya.
Saat ini, jajaran Satreskrim Polres Gresik tengah bekerja keras mengungkap identitas pelaku di balik aksi keji tersebut. Polisi menerapkan metode scientific crime investigation untuk melacak jejak orang tua atau pihak yang bertanggung jawab.
Baca Juga: Gerebek Karaoke di Cerme, Polres Gresik Amankan 93 Botol Miras dan 16 Orangp
“Kami masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelakunya,” pungkas AKP Arya.
Sebelumnya, warga Desa Mojosarirejo digegerkan oleh penemuan kantong plastik hitam mencurigakan di pinggir jalan pada Rabu (25/3) siang.
Awalnya, warga mengira kantong tersebut berisi sampah, namun saat diperiksa, isinya adalah jasad bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa. (yud/han)
Editor : Hany Akasah